Youtube Memanfaatkan Pembelajaran Mesin Untuk Batasi Usia Pengguna

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Rabu, 28 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Aplikasi streaming video terpopuler Youtube, punya tools yang membiarkan kreator menerapkan batasan usia pada video besutannya. Dengan adanya batasan usia, hanya pengguna berusia dewasa yang bisa menonton video tertentu.

Sayangnya, pembatasan usia audiens di sebuah video sering kali hanya jadi tanggung jawab dari pembuat konten. Hanya sesekali algoritma YouTube menandai ada konten tidak pantas setelah ditinjau oleh tim.

Untuk meningkatan pembatasan usia pada video, YouTube pun berencana untuk membuat batasan usia jadi lebih ketat. YouTube berencana untuk menggunakan algoritma machine learning untuk menandai video-video yang tidak pantas.

Selanjutnya, dari video tersebut, YouTube akan menerapkan batasa usia audiens yang boleh mengaksesnya. Dengan implementasi ini, penonton berusia anak-anak akan sulit mengakses konten dewasa yang ada di YouTube, dilansir dari Merdeka.com (27/10/2020).

Wajib Login

YouTube menyebut, ketika video dengan batasan usia disematkan di situs web lain dan pengguna mengekliknya, mereka akan diarahkan ke laman YouTube. Pengguna kemudian akan diminta masuk ke akun mereka untuk diverifikasi usianya.

“Ini akan membantu memastikan bahwa di mana pun video tersebut ditemukan, video itu hanya bisa ditonton oleh audiens yang sesuai,” kata YouTube.

Sebelumnya, YouTube kerap dikecam karena beberapa konten diizinkan terus berada di platformnya. YouTube juga pernah dikecam oleh kritikus karena adanya video konspirasi yang diam-diam masuk ke YouTube Kids. Padahal, harusnya video tersebut disaring dengan ketat untuk mencegah video akses oleh anak-anak. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: