Yohana Yambise Meminta Pelaku Dan Pengguna Jasa Prostitusi Diproses Hukum

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 8 Januari 2019

Indolinear.com, Jakarta – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise menilai pelaku dan pengguna jasa prostitusi, perlu mendapat hukuman sama dengan penyalurnya atau mucikari.

“Iya harus (dapat hukuman). Apapun yang dilakukan terhadap perempuan dan itu adalah pelakunya harus dikenakan hukuman,” ujar Yohana di komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, dilansir dari Tribunnews.com (07/01/2019).

Menurut Yohana, saat ini pemerintah bersama DPR sedang membahas Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan Seksual (RUU PKS) yang berisi soal kejahatan seksual terhadap perempuan dan ada pasal yang menjerat pelaku serta penggunanya.

“Semoga bisa DPR sahkan itu secepatnya karena ini adalah inisiatif DPR, saya dari pihak pemerintah mendukung supaya secepatnya,” kata Yohana.

Yohana menjelaskan, perempuan yang terlibat dalam prostitusi banyak beralasan karena persoalan ekonomi, tetapi hal tersebut perlu dikaji lebih dalam lagi untuk mengetahui alasan sebenarnya.

“Mesti dikaji betul-betul, siapa sebenarnya yang salah dalam hal ini tapi perempuan harus jaga harkat martabat perempuan, itu adalah tugas saya untuk melindungi perempuan,” ucapnya.

“Bilamana pelakunya sudah melakukan kesalahan dengan mengeksploitasi dan melakukan kejahatan seksual itu tetap harus berhadapan dengan hukum,” sambung Yohana. (Uli)

%d blogger menyukai ini: