Xiaomi Mi 11 Pro Dilaporkan Bakal Mengsung Layar Tajam Dan Canggih

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Senin, 7 Desember 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Vendor smartphone asal Tiongkok Xiaomi dilaporkan bakal merilis smartphone pertama yang menggunakan chipset Snapdragon 875.

Menurut bocoran, chipset ini akan diisematkan di calon flagship terbaru mereka, yakni Mi 11 dan Mi 11 Pro.

Namun dari bocoran terbaru, informasi lain seputar smartphone ini mulai terungkap, terutama untuk varian Mi 11 Pro. Dikutip dari GSM Arena via Tekno Liputan6.com, varian Pro akan hadir dengan resolusi QHD Plus dan memiliki refresh rate 120Hz.

Apabila bocoran ini benar, layar Xiaomi dipastikan mengusung peningkatan yang cukup signifikan di Mi 11 Pro dibandingkan Mi 10 Pro. Sebab, Mi 10 Pro hanya memiliki resolusi 1080 piksel dan refresh rate 90Hz.

Selain itu, dari bocoran baru ini juga disebutkan kamera selfie Mi 11 Pro akan berada di pojok kiri atas layar dan memiliki layar dengan panel melengkung. Desain ini ini sebenarnya masih mirip dengan Mi 10 Pro.

Sementara untuk informasi lain, ada kemungkinan perangkat ini bakal mendukung fitur fast charging 120W. Kendati demikian, mengingat Snapdragon 875 baru diperkenalkan bulan depan, Mi 11 dan Mi 11 Pro baru akan diperkenalkan pada sekitar Februari atau Maret 2021.

Untuk diketahui, informasi soal Xiaomi Mi 11 dan Mi 11 Pro yang menggunakan Snapdragon 875 ini pertama kali diketahui dari unggahan Digital Chat Station yang merupakan leaker kenamaan Tiongkok di Weibo, sebagaimana dikutip dari Merdeka.com (06/12/2020).

Rekrut insinyur Baru

Vendor smartphone Tiongkok Xiaomi membuka rencana perekrutan lima ribu insinyur (engineer) teknologi pada 2021 mendatang.

Hal ini dilakukan vendor terbesar ketiga dunia tersebut untuk mendorong penelitian dan pengembangan berbagai inovasi.

Langkah tersebut dilakukan demi mewujdukan ambisi Xiaomi menjadi tempat idaman bagi semua engineer teknologi.

“Kami percaya bahwa unsur manusia adalah fondasi dari setiap inovasi. Mencari bakat terbaik selalu menjadi syarat utama dalam memperkuat kompetensi kami di bidang teknologi,” ujar Chairman dan CEO Xiaomi, Lei Jun, dalam pembukaan konferensi teknologi tahunan Mi Developer Conference (MIDC 2020) di Beijing.

“Saat ini Xiaomi sudah memiliki 10.000 tenaga ahli pada tim engineer dan kami berencana untuk menambah 5.000 orang lagi pada tahun 2021,” kata Lei.

Dalam acara bertajuk “Technology for Life” itu, Xiaomi menunjukkan beberapa terobosan dalam berbagai bidang mulai kamera, layar, pengisian daya, IoT, manufaktur pintar, dan lainnya.

Di balik pencapaian itu semua, Xiaomi berkomitmen berinvestasi untuk penelitian dan pengembangan teknologi, serta merekrut engineer teknologi yang berbakat.

Sebagai perusahaan muda, Xiaomi tergabung dalam 20 perusahaan terbaik dari Tiongkok dalam hal investasi untuk penelitian dan pengembangan karena sudah mengalokasikan 10 miliar RMB pada tahun ini. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: