Wiranto Memastikan Tidak Ada Kerusuhan Jelang Pemilu 2019

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 15 Maret 2019

Indolinear.com, Jakarta – Menteri Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan RI, Wiranto memastikan pasukan TNI dan Polri cukup memadai melakukan pengamanan pemilu 2019.

Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir adanya gangguan fisik dalam pemilu.

Wiranto juga membantah adanya isu adanya kerusuhan besar menjelang Pemilu 2019.

Wiranto memastikan, tidak ada kerusuhan besar terjadi menjelang dan pasca Pemilu 2019 mendatang.

Hal itu disampaikan Wiranto usai menggelar rapat kordinasi tingkat menteri bersama penyelenggara pemilu di kantor Kementrian Koordinator bidang Politik, Hukum dan Keamanan, JL. Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, dilansir dari Tribunnews.com (14/03/2019).

“Namun kita mensinyalir adanya isu bahkan banyak isu seakan-akan menjelang dan pasca pemilu akan ada kerusuhan besar. Ada people power begitu. Saya nyatakan di sini dari laporan intelijen tidak ada kerusuhan,” kata Wiranto.

Wiranto juga menyampaikan, saat ini kondisi pemilu hingga pasca pemilu akan terkendali.

Untuk itu, ia meminta masyarakat tidak resah adanya isu tersebut.

“Keadaan masih terkendali dengan baik sampai sekarang mudah-mudahan hingga pemilu. Sehingga masyarakat tidak perlu resah jangan percaya ada isu ini,” ungkap Wiranto.

Mantan Panglima ABRI itu juga meminta masyarakat untuk tetap berada di Indonesia dan tidak perlu percaya isu tersebut.

Ia mengatakan masyarakat tetap melaksanakan memilih capres dan caleg di pemilu 2019.

“Sampai-sampai akan tinggalkan Indonesia menghindari kerusuhan. Karena tidak ada kerusahan, kita minta masyarakat tetap tinggal di tempat melaksanakan kewajiban memilih siapa calon presiden dan calon legislatif yang dipilih ya,” jelas Wiranto.

Sementara itu, dalam rakor persiapan pemerintah menjelang kampanye terbuka pemilu 2019 itu turut hadir sejumlah pejabat antara lain, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Djoko Setiadi, Asops Panglima TNI Mayjen Ganip Warsito, Asops Kapolri Irjen Rudy Sufahriadi Ketua Bawaslu Abhan dan Ketua KPU Arief Budiman. (Uli)