Wartawan Demo Polres Tangsel Usut Dugaan Intimidasi Rekan Seprofesi

FOTO: indolinear.com
Kamis, 5 Desember 2019

Indolinear.com, Tangsel – Puluhan awak media massa  menggelar aksi unjuk rasa di Mapolres Tangerang Selatan (Tangsel). Pernyataan sikap ini buntut terjadinya aksi intimidasi yang dilakukan oknum salah satu ormas terhadap Eka Huda Rizki wartawan kabar6.com, kemarin siang.

“Negara jangan kalah dengan premanisme,” ungkap Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI), Junaedi, (4/12/2019).

Junaedi menyatakan, melalui aksi solidaritas ini merupakan bentuk kegelisahan awak media yang rentan berbenturan dengan para preman.

“Polisi tidak boleh menjadi beking preman,” ujarnya.

Ia berharap polisi dapat menangkap pelaku intimidasi dalam waktu singkat.

Di lokasi yang sama, Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI), Abie Jumaidi mengatakan, teror terhadap Eka sudah tahap membahayakan bagi kebebasan pers. Apalagi jika persoalan ini dibiarkan dan tidak ada tindakan apapun dari aparat.

“Ini tidak boleh dianggap sepele soal intimidasi Eka. Yang parahnya lagi, ia mendapatkannya di kantor pusat pemerintahan. Jika di puspem saja diteror bagaimana di daerah yang jauh dari sorotan,” ujarnya.

Dirinya pun meminta aparat penegak hukum bersikap tegas dan segera menangkap anggota ormas yang melakukan penganiyaan terhadap Eka.

“Negara tidak boleh kalah sama preman,” tegasnya.

Wakapolres Tangerang Selatan (Tangsel), Komisaris Didik Putro Kuncoro hadir menemui puluhan awak media yang datang berunjuk rasa. Aksi solidaritas dipicu sikap intimidasi oknum salah satu ormas terhadap Eka Huda Rizki wartawan kabar6.com, siang kemarin.

“Kita akan transparan dalam melaksanakan proses penyelidikan dan penyidikan,” ungkapnya di depan Mapolres Tangsel, (Rabu, 4/12/2019).

Didik mengakui sudah menerima laporan resmi dari saksi korban. Aparat kepolisian berjanji akan memproses sesuai dengan prosedur.

“Saya minta tolong kepada rekan-rekan untuk mengawal kasus ini. Kita sama-sama mengawal kasus ini, kita sama2 mengawal kasus ini,” janjinya.

Didik berharap kedepan dan seterusnya kemitraan polisi dengan jurnalis bisa terus terjalin.

“Besar harapan saya kepada rekan2 sekalian bisa mengerti tolong bantu kami juga,” harapnya.(sop/fin/red)

INDOLINEAR.TV