Warga Tidak Diizinkan Keluar Masuk Kabupaten Bekasi Tanpa Alasan Jelas

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Selasa, 6 Juli 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Hari pertama masuk kerja saat penerapan PPKM Darurat di Kabupaten Bekasi, petugas telah memutar balik pengendara sedikitnya 200 kendaraan. Petugas tidak mengizinkan masyarakat masuk atau keluar Kabupaten Bekasi tanpa alasan yang jelas.

Para pengendara disekat di pos PPKM Darurat yang didirikan di Jalan Pantura yakni di Kedungwaringin perbatasan Kabupaten Karawang dan pos PPKM Darurat di Tambun Selatan perbatasan dengan Kota Bekasi.

Selain itu, petugas juga melakukan penyekatan di jalan-jalan utama lainnya yang bertujuan untuk mengurangi mobilitas masyarakat Kabupaten Bekasi.

“Pengendara yang boleh masuk atau keluar Kabupaten Bekasi apabila bekerja di sektor esensial, kritikal dan perorangan dengan kebutuhan mendesak. Ini ditunjukkan dengan surat dari perusahaan yang bersangkutan,” kata Kapolrestro Bekasi, Kombes Pol Hendra Gunawan, dilansir dari Beritasatu.com (05/07/2021).

Dia mengatakan, pengendara yang diputar balik petugas karena tidak memiliki alasan yang sesuai dengan aturan PPKM Darurat.

“Apabila tidak bisa menunjukkan bukti itu, kita minta putar balik dan tetap di rumah,” imbuhnya.

Dia meminta masyarakat mengurangi mobilitas selama masa PPKM Darurat 3-20 Juli 2021 mendatang. Keluar rumah hanya untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari. Saat ini, ratusan pengendara yang diputar balik tidak dikenakan sanksi apapun hanya diminta putar balik dan kembali ke rumah masing-masing. (Uli)