Warga Mengusulkan Nama Nigeria Diganti Jadi Republik Afrika Bersatu

Senin, 7 Juni 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Nigeria, negara di Afrika Barat itu diwacanakan akan berganti nama. Nama yang diusulkan adalah Republik Afrika Bersatu atau United Africa Republic (UAR).

Selama dua pekan, anggota parlemen federal turun ke berbagai negara bagian mengumpulkan pandangan warga untuk mengubah konstitusi. Gagasannya untuk mendulang saran untuk amandemen seperti reformasi pemilu dan sistem pemerintahan.

Tapi seorang warga, Adeleye Jokotoye, seorang konsultan pajak, ingin nama negara diubah Nigeria merupakan nama yang ditetapkan penguasa kolonial di masa lalu.

Nama Nigeria diusulkan pada akhir abad ke-19 oleh jurnalis Inggris Flora Shaw, yang kemudian menikah dengan administrator kolonial Inggris Lord Frederick Lugard.

Nigeria berasal dari Sungai Niger yang memasuki negara itu dari barat laut dan mengalir ke Delta Niger di mana ia bermuara ke Samudra Atlantik melalui banyak anak sungainya.

Jokotoye ingin nama itu diubah dan pilihannya adalah Republik Afrika Bersatu – untuk mencerminkan ratusan kelompok etnis yang membentuk negara. Usulan itu memicu keributan khususnya di media sosial seperti Twitter. Sejumlah pengguna menanggapi dengan selorohan tapi ada juga yang menanggapi dengan serius. Demikian dikutip dari Merdeka.com (06/06/2021).

“Republik Afrika Bersatu? Mengganti nama Nigeria bukan MASALAH masyarakat Nigeria! Beri kami JALAN BAGUS, KEAMANAN, LISTRIK, KESEHATAN. Beri kami KEPERLUAN MENDASAR,” tulis seorang pengguna Twitter.

Jokotoye juga memberi usulan nama alternatif lain – Republik Alkebulan Bersatu (artinya: Republik Persatuan Ibu Manusia).

Dia juga mengusulkan amandemen struktur pemerintahan, dan kontrol perpajakan. (Uli)