Warga Keluhkan Keberadaan Lampu Merah Perempatan Muncul 

sophie/indolinear.com
Jumat, 3 November 2017
loading...

Indolinear.com, Tangsel – Fungsionalitas lampu merah di Perempatan Muncul, Setu, Kota Tangsel dikeluhkan warga. Pasalnya, warga merasa keberadaan lampu merah tersebut malah membuat kemacetan bertambah parah.

Untuk diketahui, di Perempatan Muncul, Setu, Kota Tangsel saat ini sedang dilakukan uji coba penerapan lampu merah. Uji coba sudah dilaksanakan sejak Selasa 27 November 2017 hingga satu pecan kedepan.

Hendra, warga yang bertempat tinggal di komplek Batan Indah, Setu, Kota Tangsel menjadi salah satu dari sekian warga yang terkena imbas kemacetan akibat fungsionalitas lampu merah tersebut. Akibat keberadaan lampu merah aktif itu, dirinya harus menempuh waktu satu jam dari kediamannya ke tempatnya bekerja di Kawasan Puspiptek, Setu. Jarak dari rumahnya ke kantor hanya sekitar 3 km jauhnya.

“Ada lampu merah saya merasa malah tambah macet. Banyak waktu yang jadi terbuang percuma padahal rumah dekat dari tempat kerja” ungkap Hendra, Jumat (3/11/17).

Hendra mengaku apabila boleh mengusulkan, sebaiknya pemerintah fokus pada upaya pelebaran jalan di kawasan Perempatan Muncul. Karena menurut Hendra, jalur satu lajur tersebut tidak memadai menampung lalu lalang kendaraan yang melintas. Apalagi jalur di kawasan Muncul, Setu, merupakan jalan Provinsi yang menghubungkan Kota Tangsel Provinsi Banten dengan Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat.

“Ini kan jalur yang menghubungkan antar Provinsi, harusnya diperlebar. Jangan malah dibuat lampu merah yang saya rasakan malah bikin tambah macet,” kata Hendra mengeluarkan keluh kesahnya.

Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tangsel AKP Lalu Hedwin yang dihubungi indolinear.com mengatakan, uji coba penerapan lampu merah di kawasan tersebut masih akan dilaksanakan selama satu minggu kedepan. Hedwin menambahkan telah menyiagakan personel guna mengurangi kemacetan yang terjadi selama proses uji coba tersebut.

“Tentu aka nada evaluasi dari uji coba lampu merah tersebut. Selanjutnya akan dibuat keputusan yang tentunya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan,” ungkap Kasat Lantas.(sophie/fin)

loading...