Warga Karangasem Rayakan Hari Raya Galungan di Pengungsian

sindonewscom/indolinear.com
Jumat, 3 November 2017
loading...

Indolinear.com, Karangasem – Hari Raya Galungan diperingati oleh warga Desa Sebudi, Karangasem, di pengungsian Gor Sweca Pura, Klungkung, karena rumahnya masih masuk dalam zona merah Gunung Agung. Terlihat di pura yang ada di depan Gor Sweca Pura sejak pagi sudah didatangi para pengungsi Gunung Agung untuk sembahyang.

Mereka datang bersama keluarganya, ada yang memakai baju adat lengkap dan ada juga yang hanya menggunakan baju biasa. “Ya pasti ada bedanya merayakan Hari Raya Galungan di pengungsian dengan di rumah,” ungkap Ni Wayan Seri seorang pengungsi Gunung Agung di Gor Sweca Pura, Klungkung.

Seri mengatakan, merayakan Galungan kali ini kurang lengkap, lantaran hanya ada satu pura. Selain itu sesaji yang dibuat pun beda, lebih sederhana. “Biasanya kami sembahyang di Pura Puseh Paibon. Kalau di sini cuma satu (pura) dan pelinggihnya juga sedikit,” ungkapnya.

Dia mengaku sedih tidak bisa pulang, lantaran status Gunung Agung masih siaga. “Rumah saya masuk zona merah Gunung Agung jadi belum bisa pulang. Kami berdoa dan berharap pada perayaan Galungan ini semoga aktivitas Gunung Agung cepat turun,” harapnya. (Gie)