Warga Depok yang Belum Rekam e-KTP Tersisa 8,4 Persen

tribunnewscom/indolinear.com
Kamis, 31 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Depok – Dinas Kependudukan dam Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok mencatat hingga akhir Agustus 2017 ini, dari sekitar 1,2 juta lebih warga Depok yang wajib memiliki e-KTP, sudah sekitar 91,6 persen diantaranya yang sudah melakukan perekaman e-KTP.

Ini artinya masih ada sekitar 8,4 persen warga yang belum melakukan perekaman atau sekitar 101.000 warga.

Hal itu dikatakan Kepala Disdukcapil Kota Depok, Misbahul Munir.

“Sebenarnya sudah cukup baik karena sudah 91,6 persen warga yang lakukan perekaman e-KTP. Namun kita terus berupaya lakukan percepatan, agar target akhir 2017, semua warga Depok sudah rekam e-KTP tercapai,” kata Munir.

Salah satunya kata dia dengan melakukan sosialisasi ke 11 kecamatan dan 63 kelurahan di Depok. Di semua tempat itu kata Munir perekaman e-KTP sudah dapat dilakukan.

“Bahkan pencetakan e-KTP sudah bisa dilakukan di kelurahan. Hanya masalahnya selain blanko e-KTP dari Kemendagri masih dikirim bertahap dan harus menunggu lagi, juga mesti melalui proses verifikasi di pusat sebelum dilakukan pencetakan oleh pihaknya,” kata Munir.

Hal itu katanya dilakukan sesuai proses verifikasi dengan sistem ketunggalan data yang dilakukan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Dengan proses ketunggalan data ini, kata Munir untuk memastikan tidak adanya lagi.data ganda atau KTP ganda.

“Sehingga memang proses ketunggalan data ini agak lama, karena e-KTP sifatnya nasional. Jadi perlu waktu untuk memverifikasi semua data yang masuk, sebelum dicetak,” katanya

Yang terpenting saat ini kata Munir adalah semua warga harus melakukan perekaman e-KTP dulu, kemudian bersabar menunggu proses ketunggalan data sebelum pencetakan dilakukan.

Sebab jika tidak melakukan perekaman dipastikan tidak akan mendapat e-KTP lebih cepat. Apalagi kata dia nantinya warga yang tidak memiliki e-KTP akan cukup sulit mendapatkan akses pelayanan publik.

“Karenanya kami mengimbau semua warga yang belum lakukan perekaman e-KTP agar segera melakukan perekaman e-KTP di kelurahan, tanpa harus menunggu ketersediaan blangko,” kata Munir. (Gie)