Wanita Retardasi Mental Tinggal Lima Hari Bersama Mayat Ibu

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Rabu, 26 Agustus 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Singapura – Jasad perempuan berusia 60 tahun ditemukan membusuk di rumahnya di Yishun, Singapura. Jasad tersebut ditemukan setelah sejumlah tetangga mencium bau busuk yang berasal dari dalam rumah tersebut.

Mereka lalu menelepon polisi dan melaporkan adanya bau tidak sedap yang sangat mengganggu.

Dikutip dari Dream.co.id (24/08/2020), polisi segera datang ke rumah wanita tersebut untuk melakukan investigasi. Saat polisi tiba, mereka menemukan jasad seorang perempuan tersebut bersama sang anak yang masih hidup di dalam rumahnya.

Wanita tersebut diperkirakan sudah meninggal lima hari yang lalu. Putrinya yang berusia 30 tahun dan masih tinggal dengan jasad tersebut ternyata menderita keterbelakangan mental.

Tak Paham Ibunya Meninggal

Dengan kondisi tersebut, dia hanya diam di rumah dan tidak mengerti bagaimana cara menelepon polisi. Selain itu, kondisinya sebagai penyandang disabilitas membuatnya berperilaku seperti anak kecil.

Dalam kesehariannya, wanita 30 tahun itu selalu mengikuti sang ibu. Dia bahkan tidak berbicara atau berinteraksi dengan orang asing.

Inilah alasan mengapa dia sangat takut keluar rumah, terutama dengan tidak adanya sang ibu. Sehingga dia tetap berada di dalam rumah bersama mayat ibunya.

Setelah kejadian memilukan ini, banyak keluarga dari pihak ibu yang bersukarela merawat sang putri dan pemakamannya. Sementara itu, pihak kepolisian setempat masih menyelidiki alasan kematian sang ibu. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: