Walikota Rahmat Effendi Bekasi Ajak Pekerja Ikut Gebrakan Vaksinasi

FOTO: republika.co.id/indolinear.com
Sabtu, 18 September 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengajak segenap pekerja perusahaan untuk ikut dalam program gebrakan vaksinasi Covid-19 sebagai upaya mencapai kekebalan kelompok di Kota Bekasi, Jawa Barat.

“Hari ini saya kumpulkan para HRD tiap perusahaan yang berdiri di Kota Bekasi dalam upaya pencapaian herd immunity di wilayah kita sekaligus mengajak para karyawan yang belum divaksin untuk segera mengikuti vaksinasi,” kata Pepen, sapaan akrabnya, di Kota Bekasi, dilansir dari Republika.co.id (17/09/2021).

Menurut dia, pekerja atau pegawai harus mengikuti program vaksinasi sebagai upaya pencegahan penularan wabah Covid-19 sebagai antibodi saat terserang virus. “Akan tetapi jangan juga menjadi jumawa jika sudah divaksin, tetap menerapkan protokol kesehatan setiap melakukan aktivitas,” kata Pepen.

Dia menuturkan, Kota Bekasi dalam waktu dekat berencana melakukan gebrakan vaksin yang akan tersebar di 10 titik per kelurahan serta beberapa titik di perbatasan daerah. “Kami sudah siapkan dosis dan tenaga kesehatannya, hanya kami minta tempat untuk pelaksanaannya di perusahaan,” ujar pepen.

“Kami akan terus melakukan gebrakan ini dalam rangka peningkatan herd immunity, dipastikan juga ajak keluarga dan kerabat yang ingin divaksin,” kata Pepen menambahkan.

Dia juga memastikan, ketersediaan vaksin di Kota Bekasi mencukupi untuk kebutuhan vaksinasi pekerja. Saat ini, vaksin merek Sinovac, AstraZeneca, Moderna, hingga Pfizer telah tersedia dan siap didistribusikan ke lokasi vaksinasi.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Bekasi, Ika Yarti mengatakan, pertemuan itu akan ditindaklanjuti dengan pendataan perusahaan yang bersedia menjadi lokasi pelaksanaan vaksinasi bagi pekerjanya. Dia meminta setiap pekerja tidak menyia-nyiakan kesempatan yang diberikan perusahaan lewat Pemkot Bekasi tersebut.

“Penting bagi perusahaan untuk segera melakukan vaksinasi Covid-19 karena produktivitas pekerja setelah divaksin tentu akan meningkat sehingga perusahaan akan mampu meraup profit besar bagi bisnisnya,” kata Ika. (Uli)