Walikota Bekasi Mau Gelar Vaksinasi Covid-19 Massal Terbesar Di Indonesia

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 24 Juni 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Kabar gembira bagi masyarakat Kota Bekasi yang terlambat mendaftarkan diri untuk proses vaksinasi Covid-19 massal pada Rabu (23/6/2021).

Walikota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan, distribusi vaksin dari pemerintah pusat sebentar lagi akan mencapai 170.000 dosis.

“Alhamdulillah pada saat Presiden ke sini, kita sehari kemudian sudah dapat 20 ribu dosis.”

“Terus 2 hari kemarin, kita dapat 50 ribu, dan Insyaallah hari ini atau lusa, kita akan dapat 100 ribu.”

“Jadi totalnya ada 170 ribu vaksin,” ungkap Rahmat saat ditemui di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi Selatan,

Sedangkan jumlah vaksin yang telah digunakan sebanyak 2.000 dosis, yang dipakai pada proses vaksinasi massal pertama pada Senin (14/6/2021) lalu, kala Presiden Jokowi mendatangi langsung Stadion PCB.

Kemudian 4.000 dosis saat pelaksanaan vaksinasi massal pada Sabtu (19/6/2021).

Lalu, 8.000 dosis juga akan digunakan pada vaksinasi massal pada Rabu (23/6/2021).

Sehingga, total baru terdapat 14.000 dosis vaksin yang baru terpakai.

“Nah, 170 ribu itu dikurangi 2 ribu, 4 ribu, 8 ribu berarti sekitar 14 ribu.”

“Kan mesti ada (suntikan) vaksin kedua.”

“Berarti sekitar 150 ribuan dosis sisanya,” beber Rahmat, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (23/06/2021).

Masih terdapat sekitar 150.000 dosis vaksin yang tersedia di Pemkot Bekasi.

Rencananya, Rahmat bakal membuat kembali program vaksinasi massal terbesar di Indonesia, yakni sebanyak 25.000 orang dalam sehari.

“Nah, sisanya itu nanti setelah (vaksinasi massal) yang 8 ribu ini, kita akan lakukan 25 ribu, mungkin ini pertama di Indonesia,” ucap Rahmat.

Update Vaksinasi

Sejak program vaksinasi Covid-19 dimulai pada 13 Januari 2021, pemerintah sudah menyuntikkan dosis pertama kepada 23.265.773 (56,15%) penduduk hingga Senin (21/6/2021).

Sedangkan dosis kedua sudah diberikan kepada 12.320.386 (30,09%) orang.

Rencana sasaran vaksinasi Covid-19 di Indonesia adalah 181.554.465 penduduk yang berumur di atas 18 tahun.

Hal ini untuk mencapai tujuan timbulnya kekebalan kelompok (herd immunity).

Karena ketersediaan jumlah vaksin Covid-19 bertahap, maka dilakukan penahapan sasaran vaksinasi.

Untuk tahap pertama, vaksinasi Covid-19 dilakukan terhadap Sumber Daya Manusia Kesehatan (SDMK).

Yang meliputi tenaga kesehatan, asisten tenaga kesehatan, dan tenaga penunjang yang bekerja pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan.

Berdasarkan pendataan yang dilakukan sampai saat ini, jumlah SDM Kesehatan yang menjadi sasaran vaksinasi Covid-19 adalah 1.468.764 orang, sedangkan populasi vaksinasi sebanyak 12.552.001 orang. (Uli)

loading...