Walau Pandemi, Parlemen Tetap Laksanakan Pengawasan Anggaran Dan Kerja Diplomasi

FOTO: beritasatu.com/indolinear.com
Jumat, 3 September 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ketua DPR Puan Maharani menyatakan, dalam menghadapi ketidakpastian perkembangan pandemi Covid-19, pihaknya meminta pemerintah memiliki kemampuan fiskal yang antisipatif dalam menjaga pemulihan ekonomi dan sosial. Hal itu akan menjadi bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan DPR terhadap kinerja pemerintah di bidang anggaran. Tugas tersebut juga dilaksanakan bersamaan dengan tugas lainnya, yakni membantu diplomasi negara.

Menurut Puan, DPR sendiri akan terus melakukan fungsi pengawalan anggaran secara optimal, meski ada keterbatasan akibat pandemi Covid-19.

“Fungsi Pengawasan DPR RI, difokuskan pada upaya untuk meningkatkan kinerja Pemerintahan dalam menjalankan Undang-undang, kebijakan, program, kegiatan agar dapat meningkatkan kualitas kehidupan rakyat di segala bidang,” kata Puan dalam pidatonya, di Rapat Paripurna Peringatan HUT ke-76 DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, dilansir dari Beritasatu.com (01/09/2021).

Para wakil rakyat dipastikan melakukan kerja-kerja tanpa kenal lelah demi memastikan kebutuhan masyarakat terakomodir dengan baik. Puan menegaskan, kepentingan rakyat berada di atas segalanya

“Meski dengan berbagai perbedaan dan dinamika yang tinggi, dalam menjalankan fungsi pengawasannya, DPR tetap mengutamakan kerja bersama dalam mempersatukan rakyat,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Puan juga menyampaikan peran DPR menjalankan peran diplomasi parlemen. Menurutnya, DPR ikut andil dalam membawa misi kepentingan nasional Indonesia pada forum-forum parlemen internasional.

“Melalui berbagai aktivitas diplomasi parlemen tersebut DPR menyuarakan dan memperjuangkan pandangannya atas berbagai isu internasional,” jelasnya.

Beberapa isu yang menjadi fokus DPR dalam diplomasi parlemen seperti soal penanganan Pandemi Covid-19, pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), serta Pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender. Selain itu juga mengenai stabilitas keamanan dan perdamaian kawasan, Drug-Free Zone ASEAN, serta kemerdekaan Palestina.

“DPR juga secara aktif mengisi posisi-posisi penting di sejumlah organisasi internasional, sehingga dapat mengambil peran yang lebih strategis,” ungkap Puan. (Uli)