Wakil Walikota Bekasi Siapkan Tiga Mobil Dinas Untuk Antar Pengantin

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Senin, 31 Agustus 2020
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto mempersilahkan warga menggunakan tiga mobil dinasnya untuk antar jemput pengantin.

Ketiga mobil dinas itu yakni Toyota Camry, Fortuner dan Mithubisi Pajero.

Wakil Walikota Bekasi, Tri Adhianto mengungkapkan syarat utama agar bisa menggunakan mobil dinasnya itu ialah warga Kota Bekasi.

Lokasi pernikahannya masih di wilayah Kota Bekasi ataupun masih dekat dengan Kota Bekasi.

Mobil dinas ini hanya diperbolehkan dipakai warga pada hari Sabtu dan Minggu saja.

“Tapi kalau lokasi nikahnya disekitar Kota Bekasi seperti Kabupaten Bekasi, Jakarta masih bisa. Asal jangan di Tegal atau daerah Jawa,” kata Tri di Bekasi, dilansir dari Wartakota.tribunnews.com (30/08/2020).

Untuk bisa menggunakan mobil dinasnya, caranya juga mudah.

Mereka terlebih dahulu mengajukan permohonan melalui akun instagram @mastriadhianto.

Kemudian juga wajib terlebih dahulu mengisi formulir pada link pendaftaran http://bit.ly/AntarJemputManten.

Dalam formulir itu warga wajib mengisi nama, alamat sesuai KTP, nomor handphone, hari tanggal resepsi atau akad.

Selanjutnya, titik penjemputan, titik tujuan, dan unggahan dokumen atau foto undangan pernikahan.

Tri menegaskan tidak dikenakan biaya alias gratis bagi warga Kota Bekasi yang menggunakan mobil dinasnya untuk akad nikah atau prosesi resepsi.

“Gratis tidak ada biaya, malah mobilnya kita, bensin, tolnya free aja tinggal duduk aja,” beber dia.

Tak hanya mobilnya, Tri juga siap hadir menjadi saksi akad nikah warganya yang mengirimkan undangannya.

“Saya juga siap hadir, kalau kosong tidak ada kegiatan,” ucap Tri.

Politisi Partai PDI Perjuangan itu mengungkapkan ingin pernikahan warganya itu berkesan serta menambah kebahagiannya.

Hal itu menjadi alasan memperbolehkan tiga mobil dinasnya digunakan untuk antar jemput pengantin.

“Tidak semua orang memiliki kemampuan dari segi ekonomi untuk mendapatkan pelayanan terbaik, di situ saya mewakili Pemkot Bekasi memfasilitasi masyarakat. Pernikahan itu sekali seumur hidup, jadi ingin menjadi sesuatu yang berkesan,” ungkap dia.

Apalagi, lanjut Tri, pernikahan menjadi momen sakral yang harus dijaga sampai hari tua.

Dengan serangkaian sakral ditambah kesan itu, diharapkan menekan angka perceraian di Kota Bekasi.

“Kita lihat mudahnya orang cerai, kalau dia ingat proses itu nikah hakiki sakral ditambah berkesan, ya mudah-mudahan ada konsep ini mereka bisa hargai jangan mudah bercerai,” tandasnya. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: