Wacana Untuk Pembentukan Kota Tangerang Tengah Terus Menguat

FOTO: redaksi24.com/indolinear.com
Sabtu, 25 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Kota Tangerang – Keinginan pembentukan daerah otonom baru di Kabupaten Tangerang yakni Kota Tangerang Tengah kembali menguat. Sejumlah tokoh masyarakat yang mengatasnamakan Badan Koordiansi (Bakor) Pembentukan Tangerang Tengah pun meminta dukungan dari Pemerintah Kabupaten Tangerang untuk merealisasikannya.

Ketua Bakor Pembentukan Tangerang Tengah, Ali Nurdin menjelaskan, keinginan pembentukan daerah otonom baru yang dirancang terdiri dari 5 kecamatan yakni, Kelapa Dua, Cisauk, Pagedangan, Curug dan Legok ini, didasari adanya keinginan untuk memperpendek rentang kendali pemerintahan, meningkatkan pelayanan, dan kesejahteraan masyarakat serta lebih memfokuskan pembangunan.

“Ambil contoh pemekaran Kota Tangerang Selatan. Usai menjadi daerah otonom baru di bertapa cepatnya pembangunan disana. Di awal pembentukan, APBD Kota Tangerang Selatan hanya Rp1 triliun saja dan kini telah meningkat pesat hingga mencapai Rp5 triliun,” jelas pria saat ini menjabat sebagai anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Nasdem ini, dilansir dari Redaksi24.com (24/01/2020).

Ali mengaku, pembentukan Kota Tangerang Tengah sudah sangat layak,  mengingat selain jumlah populasi penduduk di 5 kecamatan sekitar 800 ribu penduduk, serta tingkat PAD sudah cukup besar.

“Secara jumlah penduduk jumlah penduduk yang ada di Kelapa Dua, Cisauk, Pagedangan, Curug dan Legok sudah ada 800 ribu penduduk. Jumlah tersebut bahkan lebih banyak dari jumlah warga beberapa provinsi di Indonesia,”jelas Ali.

Hal yang sama juga diutarakan Saiful Bahri Dewan Penasehat Bakor Pembentukan Tangerang Tengah. Menurut anggota DPRD Provinsi Banten dari Partai Gerindra ini mengatakan memang saat ini pelayanan yang diberikan oleh Pemkab Tangerang telah cukup baik. Hanya saja menurut Saiful jika menjadi daerah otonom sendiri diyakini pelayanan akan semakin baik lagi.

Terlebih lanjut Saiful, keinginan untuk dilakukan pembentukan Kota Tangerang Tengah ini telah banyak diutarakan oleh masyarakat.

“Keinginan pembentukan Kota Tangerang Tengah ini telah banyak dilontarkan mayaakat, bahkan saat ii telah banyak masyarakat yang mendirikan forum-forum untuk pembentukan Kota Tangerang Tengah,” jelasnya.

Sementara itu Wakil Bupati Tangerang H Mad Romli mengaku mengapresiasi keinginan mayarakat beserta tokoh-tokohnya yang menginginkan pembentukan Kota Tangerang Tengah. Terlebih menurut pria yang sebelumnya menjabat sebagai Ketua DPRD Kabupaten Tangerang ini, jika wacana pemekaran demi meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat.

“Keinginan pemekaran itu adalah keinginan masyarakat. Kami sebagai pemerintah tentunya sangat menghargai keinginan tersebut,” ujar pria yang akrab disapa Haji Ombi ini.

Hanya saja menurut Wakil Bupati, untuk menentukan mungkin tidaknya pembentukan Tangerang Tengah ini harus dilakukan kajian terlebih dahulu. Kajian tersebut dilakukan meliputi meliputi potensi PAD, SDM. Sosial, politik, eknomi dan lainnya.

“Jangan sampai adanya pembentukan Kota Tangerang Tengah justru bisa menyengsarakan masyarakat baik didaerah baru atu daerah induknya. Untuk itu kami akan malakukan kajian terlebih dahulu,” jelasnya.

Selain itu menurut Wakil Bupati, keinginan pembentukan Kota Tangerang Tengah belum bisa terlaksana sepanjang pemerintah pusat belum mencabut moratorium pemekaran wilayah.

“Sebesar apapun keinginan untuk pembentukan Kota Tangerang Tengah tidak akan bisa dilakukan jika pemerintah pusat belum mencabut moratorium,” jelasnya

Seperti yang diketahui wacana pemekaran Kota Tangerang Tengah ini sudah dimunculkan sejak tahun lalu. Bahkan pemekaran Kabupaten Tangerang ini sudah sempat diajukan Bupati Tangerang sebelumnya Ismet Iskandar ke DPR RI pada November 2007. Saat itu Ismet mengusulkan pembentukan Tangerang Tengah dan Tangerang Utara setelah sebelumnya Kabupaten Tangerang berhasil membentuk 2 kota baru yakni Kota Tangerang dan Kota Tangerang Selatan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: