Wabah Corona Dorong Angka Perceraian di Kota Ini Meningkat

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 10 Juli 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Tiongkok – Virus corona membuat aktivitas jutaan orang di seluruh dunia terganggu. Salah satunya, orang-orang harus menghadapi rutinitas baru, yaitu berdiam di rumah.

Dikutip dari Dream.co.id (09/07/2020), karantina di rumah ini memang bertujuan untuk menekan angka penularan virus Cobvid-19. Tapi, kegiatan ini justru memberikan dampak buruk, yaitu meningkatkan angka perceraian.

Di Tiongkok, berdasarkan media lokal setempat, angka perceraian meningkat. Ini terjadi di Provinsi Shaanxi, Tiongkok. Penduduk Kota Xi’an mencetak permintaan perceraian tertinggi dalam beberapa minggu terakhir.

Kantor pencatatan pernikahan di Shaanxi terkejut bukan main. Saat kantor ini dibuka, sudah ada 300 permintaan cerai yang diterimanya.

“ Angka ini meningkat jika dibandingkan sebelum wabah corona,” kata pimpinan di Kantor Pencatatan Pernikahan Shaanxi, Lu Shijun.

Bosan?

Ternyata, penyebab mereka bercerai adalah pasangan terlalu banyak menghabiskan waktu di rumah saat karantina.

Fenomena virus corona membuat pasangan suami istri terkurung di rumah selama masa karantina.

Bahkan ada yang merasa jenuh karena menghabiskan waktu bersama selama sebulan.

Sejak dibuka, kantor itu menerima 300 pendaftaran perceraian dan jadwal sidangnya penuh sampai 18 Maret 2020. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: