Volodymyr Zelensky, Si Komedian Yang Menjadi Presiden Ukraina

FOTO: detik.com/indolinear.com
Senin, 2 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Volodymyr Zelensky berhasil menyita perhatian dunia. Pria yang berlatar belakang seorang pelawak ini berhasil menjadi Presiden Ukraina setelah menang dalam pemilihan umum di tahun 2019.

Zelensky memang bukan politisi ulung, bahkan dia mengumumkan diri masuk dunia politik cuma beberapa bulan jelang pemilihan umum. Di Ukraina, pria 42 tahun ini lebih dikenal sebagai pelawak di televisi.

Uniknya, sebelum menjadi presiden di dunia nyata, Zelensky lebih dulu menjadi presiden di dalam serial televisi yang dia perankan, dilansir dari Detik.com (31/07/2021)

Dalam serial berjudul ‘Servant of the People’, Zelensky berperan sebagai guru sejarah yang menentang habis-habisan praktek korupsi. Kemudian masuk dunia politik dan terpilih jadi presiden.

Karakternya dalam serial televisi itu menyentuh hati rakyat Ukraina. Hingga akhirnya banyak yang memberikan dukungan saat Zelensky mengumumkan diri untuk benar-benar ikut dalam pemilihan Presiden di dunia nyata.

Kemenangan Zelensky benar-benar lembaran baru di arena politik. Bagaimana tidak, seorang politisi pemula berhasil mengalahkan presiden petahana dengan total suara 73,2% pada 21 April 2019.

Zelensky sendiri mengumumkan pencalonannya pada pemilihan umum pada 31 Desember 2018, dengan pemilihan presiden yang dilakukan pada Maret 2019. Dia mengumumkan pencalonannya pada stasiun televisi 1+1 pada acara yang dibuat Kvartal 95 untuk memeriahkan Malam Tahun Baru.

Dia menerima tanggapan yang luar biasa dari para penontonnya, karena siaran langsung hampir diputar di seluruh televisi orang Ukraina. Dalam umurnya yang tergolong muda, Zelensky melakukan kampanye dengan cara yang modern. Utamanya melalui saluran media sosial dan video di YouTube.

Perhatian utama Zelensky adalah menghidupkan kembali ekonomi yang lesu dan menarik investasi dengan memulihkan kepercayaan pada Negara. Dia sangat mendukung distribusi gratis ganja medis, hak aborsi gratis, dan legalisasi prostitusi dan perjudian. Namun, menentang legalisasi senjata di masyarakat.

Sekilas mengenai masa muda Zelensky, dia lahir di Kryvyi Rih, SSR Ukraina pada 25 Januari 1978. Ayahnya merupakan profesor dan ahli komputer pada Institut Ekonomi Kryvyi Rih, sedangkan ibunya merupakan seorang insinyur.

Zelensky mengejar gelar ilmu hukum di Kyiv National Economic University. Namun, dia tidak pernah bekerja di bidang hukum meskipun sudah memiliki gelar.

Sejak remaja dia lebih tertarik untuk jadi komedian. Sejak umur 17 tahun, dia sudah mengikuti kompetisi komedi. Hingga akhirnya, tepat pada tahun 1997, dia dan grup Zaporizhia-Kryvyi Rih-Transit memenangkan kompetisi.

Singkat cerita, di tahun 2008 Zelensky mulai memproduksi serial televisi pertamanya ‘Svaty’. Serial itu berlangsung selama empat tahun.

Kemudian, di tahun yang sama, dia memulai karir aktingnya di film layar lebar berjudul ‘Love in the Big City’, film ini dirilis pada 2009. Filmnya itu juga dibuatkan sekuel pada tahun 2012 dengan judul yang sama.

Semenjak saat itu dia membintangi beberapa film layar lebar dan terakhir pada tahun 2015, Zelensky terlihat dalam film ‘8 New Dates’.

Sebagai seorang seniman, Zelensky juga merupakan orang yang cukup vokal. Di tahun 2014 dia sempat memprotes niat Kementerian Kebudayaan Ukraina untuk melarang seniman Rusia dari Ukraina. Sejak 2015, pemerintah Ukraina telah melarang seniman Rusia dan karya budaya Rusia masuk ke Ukraina.

Zelensky menikah dengan teman masa kecil Olena Kiyashko pada bulan September 2003. Mereka berdua belajar di Sekolah Tata Bahasa yang sama.

Pada Juli 2004, pasangan itu dikaruniai seorang putri, yang mereka beri nama Oleksandra. Sembilan tahun kemudian, mereka dikaruniai seorang putra, bernama Cyril. (Uli)