Viral Alis Tukang Palak Di Pantai Losari Dicukur Gundul

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 12 Januari 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Makassar – Pemalakan atau pungutan liar (pungli) di area tempat wisata memang sangat meresahkan masyarakat. Bukan hanya bagi pedagang, tapi para pengunjung tempat wisata.

Oleh karena itu, penegakan hukum terhadap para pelaku pungli harus terus digalakkan agar mereka menjadi jera sehingga pengunjung bisa berwisata dengan tenang dan nyaman.

Baru-baru ini sebuah rekaman video yang viral memperlihatkan dua pemuda yang dihukum dengan cukur alis di kawasan Anjungan Pantai Losari, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, dilansir dari Dream.co.id (11/01/2021).

Diamankan karena Melakukan Pungli

Video ini pertama kali diunggah oleh Hariadi Pata Nonci NnZz di Facebook pada Minggu, 31 Oktober 2020.

Mengenakan baju hitam, tampak dua anak muda duduk bersebelahan. Mereka diamankan oleh petugas gabungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Polsek Ujung Pandang di Anjungan Pantai Losari.

Kedua pemuda yang tak disebutkan identitasnya tersebut diamankan berkat laporan pengunjung yang merasa resah dengan ulah mereka.

Parkir Gratis Tapi Masih Minta Uang

Menurut keterangan dalam video, mereka melakukan pungli terhadap pengunjung yang memarkir kendaraannya, di lokasi wisata Pantai Losari yang seharusnya gratis.

Mereka akhirnya diamankan petugas dan langsung diberikan hukuman sangsi sosial berupa cukur alis.

” Sudah berapa kali diberitahukan, Pantai Losari itu gratis parkir. Sangsi sosial agar diingat orang, sehingga alismu diambil (dicukur),” ucap petugas dalam video saat hendak mencukur alis mereka.

Cukur Alis Gratis buat Pemalak

Sementara Hariadi Pantai yang ternyata seorang anggota Polsek Ujung Pandang menulis keterangan lucu pada unggahan videonya.

” Cukur Alis Gratis Untuk Tukang Palak Parkir Gratis Anjungan Pantai Losari.”

Video yang diposting ulang oleh akun Instagram @makassar_iinfo ini pun menuai komentar kocak dari netizen.

Reaksi Kocak Netizen

Mereka juga menulis komentar dukungan terhadap aksi polisi dan Satpol PP dalam memberantas pemalakan di tempat-tempat wisata.

” Terpaksa pake pensil alis tiap hari.”

” Kalau TDK ada alisnya bs bd itu liat hantu…”

” Ijin saran komandan. Nanti klw ada lagi yg berbuat begitu. Sekalian botak seperti tuyul komandan.”

” Tenang !!! kami nemerima sulam alis da tanam bulu mata.” (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: