Vaksinasi Malam Untuk Nelayan, Camat Muaragembong: Sulit Direalisasikan

FOTO: wartakota.tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 28 September 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Camat Muaragembong Lukman Hakim mengatakan bahwa wacana vaksinasi malam hari untuk nelayan, khususnya di Muaragembong, sangat sulit direalisasikan.

Sebelumnya wacana ini diungkapkan Kapolrestro Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan.

Lukman Hakim menuturkan pihaknya telah menyampaikan sulitnya merealisasikan vaksinasi malam hari untuk nelayan itu ke jajaran musyawarah pimpinan kecamatan (Muspika).

Termasuk mengenai kendala yang mungkin dihadapi di lapangan, apabila vaksinasi digelar malam hari.

“Tadi juga jadi pembicaraan dengan Muspika. Kalau rencana vaksinasi malam hari, sepertinya sangat sulit dan tidak memungkinkan,” kata Lukman saat dikonfirmasi, dilansir dari wartakota.tribunnews.com (27/09/2021).

Menurutnya ada sejumlah pertimbangan yang menyebabkan rencana tersebut sulit dilaksanakan.

Kendala pertama, katanya garis pantai di wilayah utara Muaragembong, dari sisi barat sampai timur, sangat lebar.

“Bentangan wilayah Muaragembong dari timur sampai ke barat itu jauh sekali, sangat luas. Muaragembong ini, perlu diketahui, luasnya sama seperti Kabupaten Bandung Barat, bentangannya itu panjang sekali,” ucapnya.

Karenanya para nakes yang didominasi wanita, akan kesulitan untuk pulang ke rumahnya apabila vaksinasi diadakan pada malam hari.

“Dari titik dermaga ke rumah nakes kan jauh-jauh. Nakesnya kasihan kalau vaksin kita gelar malam hari, kebingungan juga untuk pulang ke rumahnya. Jadi sulit sepertinya,” kata Lukman.

Apalagi, kata dia terdapat sekitar 2.000 nelayan yang bermukim di lima desa di Kecamatan Muaragembong.

Meski begitu, sebanyak 500 orang dari nelayan telah menerima vaksin yang digelar secara jemput bola.

“Jumlah nelayan ada sekitar 2.000 orang. Yang sudah divaksin baru sekitar 500 orang dari 5 desa. Mereka memang harus kami edukasi dengan baik,” ujarnya.

Sebelumnya, Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan mewacanakan menggelar vaksinasi di malam hari untuk memfasilitasi masyarakat yang tinggal di pesisir utara Kabupaten Bekasi.

Pasalnya, masyarakat yang mayoritas bekerja sebagai nelayan tersebut, kerap kesulitan berpartisipasi saat kegiatan vaksin diadakan pada pagi hingga siang hari.

“Kendalanya beberapa daerah di pesisir, mereka kan banyak yang bekerja sebagai nelayan, kerjanya malam sampau pagi hari,” kata Hendra saat ditemui di kawasan Cikarang, Kabupaten Bekasi. (Uli)