Usai Ikuti Pelatihan Technopreneur Omset UMKM di Depok Meningkat

depoktikcoid/indolinear.com
Rabu, 30 Agustus 2017
loading...

Indolinear.com, Depok – Sebanyak 72 juta masyarakat Indonesia sudah terkoneksi akses internet. Hal ini diketahui berdasarkan Data Ekonomi Digital 2015 Dari data tersebut rata-rata pengguna internet menghabiskan waktu 5 jam 27 menit per hari.

Masifnya pengguna internet di Indonesia juga berpengaruh terhadap perubahan cara belanja, dari offline menjadi online. Bahkan jumlah pembeli di lini digital jumlah terus tumbuh hingga 35 persen setiap tahun.

Melihat besarnya potensi perekonomian melalui bisnis online, Dinas Koperasi dan Usaha Mikro (DKUM) Kota Depok segera tanggap dengan menggelar Pelatihan Technopreneur bagi pelaku usaha mikro binaan DKUM Kota Depok agar mampu meraih akses pasar online sehingga bisnisnya terus tumbuh.

Pelatihan Technopreneur dilakukan selama tiga hari perkegiatan dengan komposisi 30 persen teori dan 70 persen praktek langsung.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Depok, Fitriawan, mengatakan Pelatihan Technoprenerur bertujuan mendorong pelaku usaha mikro agar terus berkembang dan naik kelas.

“Caranya adalah dengan memperkenalkan mereka kepada teknologi digital (internet) agar mereka bisa memasarkan produknya lebih luas,” ujar Fitriawan.

UMKM Depok Naik Omset

Usai Pelatihan Technopreneur manfaat langsung dirasakan para peserta. Pelaku UMKM Depok yang menjual sambal, Dewi, mengatakan bisnisnya kini bisa tembus pasar luar negeri.

“Saya dapat pesenan sambal terasi untuk di kirim ke Dubai. Berarti ini export, luar biasa,” ujarnya.

Pelaku UMKM Kota Depok mengikuti Pelatihan Technopreneur yang di gelar DKUM Kota Depok.

Senada dengan Dewi, pengusaha bolu singkong, Nurmalasari, juga merasakan manfaat usai mengikuti Pelatihan Technopreneur yang digelar DKUM Kota Depok.

“Alhamdulillah setelah belajar technopreneur, hasil jepretan kamera HP juga bisa terlihat bagus. Tampilan memang mempengaruhi daya tarik tersendiri,” terangnya.

Kenaikan omset, kata Nurmalasari, didapatkan saat dirinya membuat pembukuan usai Pelatihan Technopreneur.

“Setelah dihitung omset saya lumayan juga setelah pelatihan. Omset saya meningkat. Karena inget ilmu dan mencoba mempraktekan yang telah diberikan Pak Ridwan dan instruktur lainnya. Setelah foto di-upload di medsos dan selalu gonta ganti status, Alhamdulillah banyak yang tertarik dan pesan,” tutur Nurmalasari.

Instruktur utama Pelatihan Technopreneur, Coach Ridwan Mahmudi menyebut dalam pelatihan tidak hanya diberikan kesadaran akan digital marketing, tapi juga skill praktis menggunakan marketplace dan media sosial.

“Kami membekali cara berpikir bisnis yakni temuilah customer di mana mereka berada. Dan saat ini dunia telah berubah, customer terbesar ada di dunia maya. Selama pelatihan, kami memastikan mereka mampu memasarkan produknya di dunia maya,” papar Ridwan.

Dalam kesempatan itu Kepala DKUM Kota Depok M. Fitriawan juga mengimbau pelaku UMKM Depok untuk memanfaatkan semua marketing online yang ada di Depok, seperti umkmcenterdepok.com, geraidepok.com, ukmbelimbing.blanja.com, dan ukmdepok.co.id.

“Saatnya bela dan beli produk-produk lokal Kota Depok,” demikian Fitriawan menandaskan. (Gie)

loading...