Universitas Ternama dari AS Dan China Pilih Dirikan Kampus Bersama Di Indonesia

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Jumat, 21 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak iri sekaligus kecewa universitas ternama Amerika Serikat (AS) dan China lebih memilih Indonesia ketimbang Malaysia untuk mendirikan kampus bersama.

Massachusetts Institute of Techonology (MIT) dari Amerika Serikat (AS) dan Tsinghua University (China) memilih Indonesia sebagai lokasi berdirinya kampus universitas bersama.

Padahal sebelumnya Malaysia juga menjadi kandidat dari kedua universitas itu untuk mendirikan kampus bersama.

Najib Razak pun mengungkapkan kekecewaannya melalui postingan Facebook miliknya.

Seperti dikutip dari Tribunnews.com (20/01/2022) dari postingan Facebook-nya, Najib Razak mengatakan Malaysia memiliki potensi untuk menjadi pusat pendidikan internasional dengan hadirnya universitas ternama di luar negeri.

Hal itu juga sekaligus bisa menekan biaya bagi siswa untuk mendapatkan pendidikan berstandar dunia.

“11 kampus universitas internasional telah didirikan selama saya menjadi menteri pendidikan (1995 -1999), dan saat menjadi perdana menteri,” tulisnya di media sosial tersebut.

“Hal ini sejalan dengan keinginan pemerintahan Barisan Nasional sebelumnya, yang ingin membuat kualitas pendidikan sebagai sarana untuk meningkatkan kreativitas, inovatif dan sumber daya manusia dengan keahlian tinggi untuk meningkat kompetisi di negara ini,” kata Najib.

Najib menilai usaha tersebut tampaknya terhenti setelah GE14.

Ia berharap Menteri Pendidikan Malaysia mau bekerja untuk menarik unversitas terkenal di dunia untuk membangun kampus di Malaysia.

Dengan begitu, ia menegaskan Malaysia bisa mewujudkan cita-citanya untuk menjadi pusat pendidikan internasional dan meningkatkan sumber daya manusia negara tersebut.

Kampusnya Didirikan di Bali

Sementara itu, kampus universitas bersama MIT dan Tsinghua University sendiri akan dibuka di Bali.

Ini adalah Kampus terpadu Upaya Indonesia Damai (UID) Bali Campus yang berhasil menggandeng kedua universitas bergengsi itu.

“Kampus ini akan menjadi wadah berbagai kegiatan untuk memfasilitasi lahirnya inovasi dan pengembangan sumber daya manusia sehingga dapat membantu akselerasi pencapaian tujuan-tujuan Pembangunan Berkelanjutan di tingkat nasional, regional dan global,” ujar Ketua Yayasan UID, Dr Suyoto dalam keterangan tertulisnya.

Peresmian UID Bali Campus bakal dilaksanakan bersamaan dengan penyelenggaraan konferensi G-20 di Bali pada akhir tahun 2022.

UID Bali bakal menjadi kampus terpadu yang menjadi wadah pertemuan lembaga pendidikan, penelitian dan pengembangan terbaik di dunia.

“Kampus ini diharapkan dapat menjadi pusat inovasi dan pengembangan SDM yang menciptakan komunitas kreatif, dan menghasilkan kekayaan intelektual berkualitas,” ujar Ketua Yayasan Upaya Indonesia Damai (UID) Suyoto melalui keterangan tertulis.

Kampus ini, kata Suyoto, akan menjadi wadah berbagai kegiatan untuk memfasilitasi lahirnya inovasi dan pengembangan sumber daya manusia.

Hal ini untuk membantu akselerasi pencapaian Tujuan-tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals-SDGs) di tingkat nasional, regional dan global.

UID Bali Campus bekerjasama dengan MIT Sloan School of Management, sebuah program Pendidikan Eksekutif.

Angkatan pertamanya berlangsung sejak tahun 2008 dan kini sedang memasuki angkatan ke-7 (IDEAS Asia Pacific).

UID Bali Campus juga akan menjadi rumah bagi Tsinghua University Southeast Asia Center, sebagai kerjasama Yayasan UID dengan Tsinghua University.

Tahun lalu kerja sama ini berhasil menyelenggarakan pendidikan profesional, Happy Digital X: System, Product and Service, angkatan pertama dan berbagai kegiatan lainnya.

“Yayasan UID mengundang mitra inovasi terkemuka dunia, baik para ahli maupun lembaga,” ucap Suyoto.

Lembaga dan kegiatan yang juga akan berumah di UID Bali Campus antara lain United Nations Sustainable Development Solutions Network (UNSDSN) for Southeast Asia, Tri Hita Karana Forum, Global Blended Finance Alliance for Sustainable Development.

Peresmian UID Bali Campus di akhir 2022 itu akan bertepatan pula dengan acara Tri Hita Karana forum.

“Pembangunan UID Bali Campus ini adalah bagian dari mimpi yang terus bergema untuk menghadirkan masa depan bersama yang lebih baik dan berkelanjutan,” tutur Suyoto.

Suyoto mengatakan kampus yang akan berdampingan dengan TechPark yang terdiri dari bangunan-bangunan yang melambangkan nilai-nilai kearifan lokal Bali Tri Hita Karana. (Uli)