Uniknya Kisah Asmara Para Bule Nikah Sama WNI

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Rabu, 4 Mei 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Perihal jodoh, hanya Tuhan yang mengetahui secara pasti. Tak ada yang tahu mengenai apa dan kapan dua manusia dapat bertemu serta mengikat janji pernikahan.

Selayaknya beberapa kisah dari para bule dengan WNI berikut ini. Pertemuan dari masing-masing pasangan suami istri tersebut benar-benar tak terduga.

Kini, mereka pun tengah hidup berbahagia. Bahkan, di antaranya yakni memutar otak untuk memperoleh pendapatan dengan cara menjadi peternak unggas. Berikut ulasan selengkapnya. Dilansir dari Merdeka.com (03/05/2022).

WNI jadi Tukang Rongsok di Jerman

Pasangan pertama yakni seorang WNI bernama Agus yang menikahi wanita asal Jerman bernama Viola. Keduanya kini telah dianugerahi satu orang buah hati.

Uniknya, sang buah hati justru diajak Agus untuk mencari botol-botol bekas. Kendati demikian, mereka pun nampak antusias dan bahagia saat melakukan hal tersebut secara bersama-sama.

“Beb kenapa kamu kumpulin botol plastik?” tanya Viola.

“Ini duit cuy,” jawab Agus.

Setelah mengumpulkan cukup banyak botol-botol, Agus dan Viola lantas pergi ke sebuah supermarket untuk menukarkan botol-botol tersebut. Perlu diketahui, hanya botol-botol yang memenuhi kriteria yang dapat ditukarkan dengan uang.

“Biasanya di supermarket, semua supermarket punya mesin recycling,” kata Viola.

“Jadi ini kita bisa minta duitnya langsung tanpa harus belanjain, tapi karena kita mau belanja bahan makanan, jadi kita mau pakai ini buat bayar di kasir,” kata Agus.

Bule Istri WNI Tinggal di Gubuk Sederhana

Berbeda lagi dengan pasangan berbeda negara yang unik satu ini. Beberapa waktu lalu, seorang WNI asal Lombok, NTB bernama Indra Sasak membagikan momen saat dirinya tengah menghabiskan waktu bersama sang istri tercinta.

Sang istri yang merupakan WN Prancis tersebut kedapatan tengah berbagi cerita soal kediamannya. Mereka pun nampak berbahagia meski tinggal di gubuk sederhana.

“Hari ini saya akan buat room tour di rumah mertua saya, rumah kami, kita mulai dari dapur,” ucap sang istri.

Di sela-sela kegiatan sang istri yang mengungkapkan perihal kondisi kediamannya, ada satu hal tak terduga yang mereka bagikan. Indra beserta sang istri diketahui beristirahat di ruang seluas 6 meter persegi saja serta beralaskan semen.

“Ya ini sangat sederhana,” terangnya.

Keduanya kini diketahui telah memiliki buah hati yang lucu menggemaskan. Meski berbahagia, namun bule cantik tersebut sempat mengaku kesulitan untuk beradaptasi. Menggunakan toilet jongkok salah satunya.

Bule Jerman Nikahi WNI Kuli Bangunan

Selain itu, kisah dari seorang WNI bernama Matrozi serta wanita cantik asal Jerman, Ana juga begitu unik. Kedekatan keduanya yakni berawal keinginan Ana usai tamat SMA untuk mendapatkan pengalaman di luar negeri.

Saat tiba di Tanah Air, Ana langsung mendapatkan bagian untuk menjadi pengajar. Ia diminta untuk menjadi guru Bahasa Inggris di panti asuhan hingga pondok pesantren daerah tempat tinggal Matrozi yang berprofesi sebagai kuli bangunan di Jerman.

“Aku mendapat kesempatan untuk menjadi guru bahasa Inggris di sebuah panti asuhan dan pondok pesantren, jadi kami bertemu di pondok pesantren,” jelasnya.

Kedatangan Ana langsung mendapat perhatian Matrozi. Kala itu, ia pun seketika tertarik dengan Ana. Namun, Matrozi sempat merasa minder lantaran latar belakang ekonomi keluarganya.

Namun, kedekatan keduanya kian meningkat seiring intensitas pertemuan Matrozi yang ingin turut belajar bahasa asing. Ana mengaku, ia mulai tertarik juga dengan sang suami kala itu.

“Aku mikir dua kali, maju mundur, ya bagaimana lagi,” kata Matrozi.

Bule Turki jadi Peternak Unggas di Indonesia

Kisah terakhir yakni datang dari pasangan WNI dengan seorang pria asal Turki. Marni, wanita Lampung itu berhasil menikah dengan Ozdas usai bertemu di sebuah aplikasi daring.

Niat baik Ozdas untuk menikah dengan Marni itu pun awalnya tak mendapatkan respon baik. Namun, beberapa waktu setelahnya, Marni pun luluh. Ia bahkan nekat terbang ke Turki seorang diri.

“Saya gak takut ke sana (sendiri), karena cinta ya. Dia orang yang bertanggung jawab juga, terus semisal kalau gak jadi nikah kan orang kampung sudah sedikit tahu kalau saya pacaran dengan orang luar. Jadi kalau semisal aku gak nikah ya aku kerja di sana,” jelasnya.

Mereka pun akhirnya menikah setelah Marni berhasil menemui keluarga Ozdas di Turki. Keduanya pun menikah saat Ozdas masih berprofesi sebagai seorang tentara.

Setelah menikah, keduanya lantas memutuskan untuk pindah dan tinggal di Indonesia. Untuk menyambung hidup, Ozdas bahkan tak segan untuk menjadi seorang peternak unggas. Keputusannya pun mendapatkan dukungan dari keluarga.

“Mereka (keluarga) menghormati keputusan saya,” terangnya. (Uli)