Ungkapkan Rasa Simpati, Walikota Bern Kunjungi Ridwan Kamil

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 1 Juni 2022

Indolinear.com, Swiss – Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil dan istri, Atalia, mendapat kunjungan Walikota Kota Bern, Alec Van Graffenried, Senin pagi (30/5). Kunjungan Walikota Kota Bern, Alec Van Graffenried untuk menyampaikan simpati.

KBRI Bern dalam siaran pers hari Selasa (31/5), menyatakan pencarian putra Ridwan Kamil yang bernama Emmeril Kahn Mumtadz, atau Eril, di sungai Aare, kota Bern masih terus dilakukan.

Aparat kepolisian dengan mengintensifkan pencarian dengan metode jalan kaki, perahu, drone, dan selam.

Pencarian dimulai di pagi hari dan mencakup area dari Eichholz hingga Wohlensee, dan berfokus di antara pintu air Schwellenmaetteli dan Engehalde.

“Mayor Graffenried menyampaikan dukungan optimal dalam upaya pencarian Sdr. Eril,” tulis KBRI Bern dalam pernyataannya lewat portal Kemlu RI, dilansir dari Tribunnews.com (31/05/2022).

Dalam kesempatan yang sama, Ridwan Kamil beserta istri, Atalia, juga bertemu dengan Bapak Heinrich. Henrich merupakan penduduk Bern yang pada saat kejadian turut membantu adik perempuan Eril dan temannya naik ke daratan saat itu.

Heinrich turut menyampaikan simpati yang mendalam kepada Ridwan Kamil, serta menerima apresiasi dan rasa terima kasih dari keluarga Eril. Dalam foto nampak Gubernur Jabar terpaku saat Henrich memeluknya.

Sebagaimana diberitakan media massa, KBRI Bern mendapatkan kabar hilangnya Emmeril Kahn Mumtadz atau Eril di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, pada hari Kamis (26/5) pukul 11.24 waktu Swiss.

Upaya pencarian Eril oleh tim SAR melibatkan unsur Polisi, Polisi Maritim, dan Pemadam Kebakaran sebagai pilot drone, serta didukung Pemerintah Kanton Bern.

“Upaya pencarian intensif telah berlangsung dan terus dilanjutkan,” tulis KBRI Bern.

Air Sungai Keruh

Pencarian Emmeril Kahn Mumtadz (atau yang akrab dipanggil Eril) putra dari Gubernur Jawa Barat (Jabar) Ridwan Kamil di sepanjang sungai Aare, kota Bern, Swiss, berlanjut di hari ke empat. Akan tetapi pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan, Eril masih belum ditemukan.

Hal ini berdasarkan keterangan Kedutaan Besar Indonesia di Bern (KBRI Bern) yang dirilis di portal Kementerian Luar Negeri Indonesi (Kemlu RI).

KBRI Bern menyatakan, pencarian dimulai di pagi hari pukul 09.00 waktu setempat, yang dipimpin langsung oleh Kepala Polisi Maritim Bern.  Pencarian di sesi pagi hari dilakukan dengan metode boat search dengan menggunakan teropong untuk memantau situasi bawah air.

Area pencarian telah mengerucut pada lokasi yang dinilai paling potensial di wilayah Marzili. Pada sesi sore, fokus area pencarian adalah antara pintu air Schwellenmaetelli dan Engehalde dengan menggunakan perahu.

“Hingga pukul 7 malam waktu setempat, pencarian belum membuahkan hasil yang diharapkan,” tulis pernyataan KBRI Bern yang dirilis hari Senin .

Menurut Polisi Maritim, proses pencarian pada hari ini masih terkendala oleh tingkat kekeruhan air yang bersumber dari partikel lelehan salju. (Uli)

loading...