Umrah di Masa Pandemi, Jemaah Asal Indonesia Jalani Protokol Kesehatan Ketat

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 5 November 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Konsul Haji KJRI Jeddah, Endang Jumali mengatakan jemaah umrah asal Indonesia akan mengambil miqat umrah dari Tan’im, Arab Saudi, pada Rabu (4/11/2020) sore ini.

Jemaah asal Indonesia yang berangkat pada 1 November akan mulai melaksanakan ibadah umrah setelah menjalani proses karantina di Makkah, Arab Saudi.

Para jemaah Indonesia akan dibawa dengan 13 bus dengan kapasitas per bus maksimal 19 orang.

Meski berangkat dari sejumlah Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) di Indonesia, namun mereka yang akan berumrah hari ini berada dalam satu payung Muassasah Retaj & Ewagate.

“Dari Tan’im, jemaah akan diantar dengan bus menuju Masjidil Haram untuk beribadah umrah,” tutur Endang melalui keterangan tertulis, dilansir dari Tribunnews.com (04/11/2020).

Jemaah asal Indonesia tiba di Arab Saudi mendarat di Saudi pada pukul 18.16 WAS. Sebelum mereka, tiba terlebih dahulu di Saudi, 38 jemaah umrah asal Pakistan.

Mendarat di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah, jemaah langsung mengantri untuk melakukan proses pengecekan keimigrasian dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Jemaah Indonesia diharuskan menunjukkan bukti tes PCR dengan hasil negatif. Setelah itu, mereka mengambil koper, menuju pemeriksaan X-ray, lalu ke bus.

“Kedatangan pertama jemaah asal Indonesia disambut oleh Bapak Konjen RI Jeddah beserta jajaran dan petugas dari Pemerintah Arab Saudi,” tutur Endang.

Jemaah umrah lalu diberangkatkan menuju hotel di Makkah dengan 12 bus.

Di Makkah, mereka ditempatkan dalam dua hotel. Setiap satu kamar maksimal diisi dua orang. Sebelum memasuki hotel, koper jemaah disterilisasi terlebih dahulu oleh petugas kesehatan.

“Jemaah umrah Indonesia gelombang kedua, tiba di Bandara Internasional King Abdul Aziz Jeddah pukul 16.35 WAS.

Total ada 89 jemaah. Selama di Bandara hingga hotel di Makkah, mereka menjalani seluruh proses yang ditentukan Saudi dengan protokol kesehatan yang ketat,” pungkas Endang.

Seperti diketahui, sebanyak 253 orang jemaah berangkat perdana setelah Arab Saudi membuka kembali ibadah umrah untuk jemaah luar negeri pada Minggu 1 November 2020.

Ratusan jemaah berangkat melalui Bandara Soekarno-Hatta. Sebelumnya, penerbangan umrah dari Indonesia sempat ditutup sejak Februari 2020 akibat dampak dari pandemi Covid-19.

Penerbangan umrah perdana menggunakan maskapai Saudia nomor penerbangan SV 817 rute Jakarta-Jeddah dengan jadwal keberangkatan pukul 10.45 WIB dan landing 16.30 waktu setempat.

Adapun jemaah umrah asal Indonesia yang ikut di dalam penerbangan dengan pesawat berbadan lebar (wide body) Boeing 777-300 ini berjumlah 253 orang jemaah. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: