Ular Cobra Bermunculan Di Permukiman Warga Bekasi Saat Musim Hujan

FOTO: detik.com/indolinear.com
Jumat, 5 November 2021
loading...

Indolinear.com, Bekasi – Memasuki musim hujan, Damkar Kota Bekasi mulai banyak menerima laporan penemuan ular di permukiman warga. Pada Oktober 2021, Damkar Kota Bekasi mendapatkan 20 laporan warga terkait ular.

“Peningkatan penangkapan ular memang cukup tinggi juga. Itu kurang lebih 20 kali laporan penangkapan ular,” ujar Kasi Komunikasi dan Investigasi Damkar Kota Bekasi Heri Kurnianto dilansir dari Detik.com (04/11/2021).

Berbagai jenis ular dievakuasi oleh damkar dari rumah warga. Mulai dari ular kobra hingga ular sanca.

“Ada kobra, ada sanca di permukiman warga, dan ada yang di plafon, di halaman. Jadi rata-rata yang kita temui itu rumah (ada) plafon terus berdekatan dengan aliran sungai biasanya,” terang Heri.

“Untuk anak ular kurang-lebih ada 8 (dievakuasi Damkar selama bulan Oktober),” lanjutnya.

Damkar paling sering mendapatkan laporan penemuan ular di permukiman yang berada di Kecamatan Jatisampurna dan Kecamatan Mustikajaya. Pasalnya, kedua kecamatan itu berbatasan dengan aliran sungai.

“Karena aliran sungai Cikeas, itu melalui aliran sungai yang berasal dari Bogor kan menuju ke sana (Jatisampurna-Mustikajaya) dari Bantargebang, Jatiasih, lalu Jatisampurna,” imbuh Heri.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa dan korban terluka dari peristiwa penemuan ular selama bulan Oktober. Heri meminta warga selalu membersihkan lingkungannya selama musim hujan ini agar tidak menjadi disinggahi ular.

“Salah satunya membuang barang-barang yang tidak berguna atau yang tidak terpakai lagi. Hampir kebanyakan warga menumpuk barang-barang yang sudah tidak terpakai. Nah itu seringnya ular atau bersarang, senang bersarang ditumpukan barang yang tidak terpakai,” jelasnya.

Heri meminta warga selalu waspada. “Dia (ular) akan lari ke tempat yang lebih hangat,” lanjutnya. (Uli)