Ular Aneh Ini Keluarkan Kentut Untuk Takuti Pemangsa

FOTO; dream.co.id/indolinear.com
Kamis, 2 Juni 2022
Unik | Uploader Yanti Romauli

Indolinear.com, Jakarta – Setiap hewan memiliki sistem pertahanan yang berbeda-beda untuk menghindari mangsa. Ada yang menggunakan cakar, taring, tanduk, racun, dan sebagainya.

Untuk bangsa ular, sistem pertahanan mereka sebagian besar adalah bisa atau racun. Mereka akan menyerang jika merasa terancam atau ada yang mengganggu sarang.

Bisa ular ini memiliki daya serang yang berbeda-beda. Mulai dari yang lemah sampai yang sangat mematikan hingga bisa merenggut nyawa dalam sekejap.

Namun tidak demikian dengan ular berhidung kait dari barat (Western Hooknose Snake) yang menghuni gurun di Amerika Serikat dan Meksiko ini, dilansir dari Tribunnews.com (31/05/2022).

Ular dengan Sistem Pertahanan yang Unik

Seperti diketahui, kobra dan kerabatnya memiliki racun yang mematikan. Sementara ular piton dan boa memiliki otot yang kuat untuk mencekik mangsanya.

Tetapi ular berhidung kait dari barat malah tidak memiliki kedua alat pertahanan diri yang sangat mematikan tersebut.

Ular bertubuh kecil ini malah memiliki mekanisme pertahanan diri yang aneh dan lain dari biasanya, yaitu kentutnya.

Tidak Mematikan tapi Membingungkan

Saat terancam, ia mengeluarkan gelembung udara dengan suara mirip kentut dari lubang duburnya yang disebut dengan kloaka.

Mekanisme pertahanan diri aneh dengan kentut dari ular berhidung kait ini disebut dengan istilah cloacal popping.

Pertahanan diri tersebut tidak mematikan, tetapi bisa membingungkan pemangsa dalam waktu cukup bagi si ular untuk melarikan diri.

Suara Kentut yang Cukup Keras

Bruce Young, ahli morfologi eksperimental di Lafayette College di Easton, Pennsylvania, menjelaskan bagaimana sistem pertahanan cloacal popping ini bekerja di majalah Discover.

Menurut penjelasan Young, ular berhidung kait menghasilkan kentut khas mereka dengan menggunakan dua pasang otot di sekitar kloakanya.

Dua pasang otot tersebut mengisolasi kantong udara yang terkompresi yang kemudian dikeluarkan melalui sfingter kloaka dengan paksa.

Suara kentut yang dihasilkan oleh ular kecil ini bisa terdengar hingga jarak dua meter. Suara kentutnya terus berulang dengan jeda hanya sekitar dua persepuluh detik.

Butuh Tenaga Ekstra Buat Kentut

Meskipun bukan kentut paling berisik menurut standar manusia, namun bagi pemangsa atau hewan lain yang terlalu dekat dengannya, suaranya bisa sangat membingungkan.

Manusia bisa diam-diam mengeluarkan kentutnya, namun tidak bagi ular berhidung kait dari barat. Mereka perlu energi besar agar bisa kentut.

Young pernah melakukan eksperimen di laboratorium dan menemukan bahwa beberapa kentut ular berhidung kait itu sangat kuat hingga membuat tubuh mereka sampai terangkat sendiri dari tanah.

” Ular berhidung kait butuh begitu banyak energi saat mengeluarkan kentutnya sehingga dalam beberapa kasus mereka akan terlempar dari tanah,” kata Young.

Pemangsa Serangga Sejati

Karena ukurannya yang kecil, ular berhidung kait dari barat ini hanya memangsa binatang yang tidak lebih besar darinya.

Sesuai dengan habitatnya, ular ini biasanya memangsa laba-laba, kalajengking, dan kelabang yang banyak hidup di gurun.

Ular berhidung kait dari barat dan ular karang Arizona adalah satu-satunya spesies ular yang diketahui menggunakan cloacal popping sebagai mekanisme pertahanan alami. (Uli)

loading...