UEFA Mengubah Regulasi Pergantian Pemain Di Euro 2020

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Jumat, 2 April 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Induk Sepak Bola Eropa (UEFA) secara resmi mengubah regulasi pergantian pemain di ajang Euro 2020 dan Nations League 2021.

Berdasarkan peraturan baru, setiap negara diperbolehkan mengganti pemain hingga lima kali di Euro 2020 dan semifinal serta final UEFA Nations League 2021.

Adapun keputusan itu dibuat setelah Komite Eksekutif UEFA melakukan pertemuan virtual pada Rabu (31/3/2021).

Faktor yang mendorong regulasi baru dibuat tak terlepas dari kalender sepak bola internasional yang terdampak pandemi Covid-19.

UEFA juga sudah mempertimbangkan keputusan itu setelah FIFA memberlakukan regulasi yang sama di Kualifikasi Piala Dunia 2022 mulai Maret ini.

Euro 2020 sendiri akan dilangsungkan pada Juni hingga Juli tahun ini setelah diundur karena pandemi Covid-19.

Kemudian, final four UEFA Nations League akan dilangsungkan pada Oktober 2021.

Tak hanya itu, play-out degradasi juga akan memuat maksimal lima pergantian pada Maret 2022, dilansir dari Kompas.com (01/04/2021).

Aturan Suporter ke Pertandingan UEFA

UEFA juga melakukan peninjauan kembali terkait keputusan yang mengizinkan suporter datang ke stadion dengan kapasitas maksimal 30 persen.

Oleh karena 55 asosiasi anggota UEFA punya masalah tersendiri terkait pandemi Covid-19, maka keputusan pada 1 Oktober 2020 itu resmi dicabut.

Namun, para penonton masih punya kans untuk nonton langsung stadion sesuai tanggung jawab federasi yang berkoordinasi dengan otoritas kesehatan masing-masing.

Aturan ini resmi direalisasikan mulai Kamis (1/4/2021) hingga sebelum final kompetisi klub UEFA (Liga Champions dan Liga Europa) yang berlangsung pada Mei 2021 mendatang.

Sementara itu, hasil pertemuan tersebut juga menghasilkan larangan mutlak bagi suporter untuk menghadiri pertandingan futsal UEFA. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: