TVR Parlemen Menggelar Lokakarya, Bangun Pemahaman Publik Atas Kinerja DPR

FOTO: pikiran-rakyat.com/indolinear.com
Jumat, 23 Oktober 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Bagian TV dan Radio (TVR) Parlemen berkerjasama dengan Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Kalimantan Selatan menyelenggarakan lokakarya Rabu, 21 Oktober 2020.

Kegiatan kali ini mengangkat tema ‘Sinergi TVR Parlemen dengan TV dan Radio Lokal dalam Membangun Pemahaman Publik Terhadap Kinerja Anggota DPR RI’.

Penyelenggaran lokakarya ini dimaksudkan untuk mensosialisasikan kinerja Anggota DPR RI baik di dalam maupun luar Kompleks DPR RI.

Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai supporting system DPR RI terus membangun pemahaman publik tentang kinerja lembaga DPR RI.

Kepala Sub Bagian Teknik TVR Parlemen, Saeful Anwar di sela-sela kegiatan lokakarya mengatakan media cetak dan elektronik dalam penyajian berita tentang kinerja DPR RI masi memberikan informasi yang bias sehingga pemahaman masyarakat jadi salah.

“Saat ini banyak sekali media cetak maupun elektronik yang dalam penyajian (kinerja DPR RI) memberikan informasi yang bias atau tidak sempurna kepada masyarakat, sehingga pemahaman publik terhadap suatu isu (DPR RI) menjadi salah”, ujarnya, dilansir dari Pikiran-rakyat.com (22/10/2020).

Saeful juga menyampaiakan, selama ini pelaksanaan agenda di DPR RI dilakukan secara terbuka melalui streaming TV Parlemen dan Media Sosial DPR RI sehingga muda diakses masyarakat luas.

Namun, banyak masyarakat yang mendapat informasi tentang DPR RI hanya dari satu sumber berita yang penyajian beritanya lebih banyak konotasi negatifnya, daripada berita positif.

Ia mencontohkan, penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, menurut Saeful karena pemahaman masyarakat dan informasi yang didapat masyarakat tidak sempurna.

“Seperti Omnibus Cipta Kerja, banyak masyarakat yang belum memahami ataupun membaca isinya, tetapi sudah men-judgment bahwa Undang-Undang tersebut meugikan masyarakat, ini yang perlu terus disosialisasikan”, ujarnya.

Sosialisasi kinerja Anggota DPR RI perlu terus dilakukan, karena masyarakat tidak selalu memfilter informasi yang didapat. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: