TVR Parlemen DPR RI Menggelar Lokakarya Dengan TV Dan Radio

FOTO: infopublik.id/indolinear.com
Sabtu, 27 November 2021

Indolinear.com, Brebes –Bagian TV dan Radio (TVR) Parlemen, Biro Pemberitaan Parlemen Sekretariat Jenderal DPR RI sebagai supporting system DPR RI terus membangun pemahaman publik tentang kinerja lembaga DPR RI. Terlebih, saat ini marak disinformasi atau berita hoaks yang tersebar di tengah masyarakat mengenai kinerja Anggota DPR RI.

“Saat ini banyak sekali media cetak maupun elektronik yang dalam penyajian (kinerja DPR RI) memberikan informasi yang bias atau tidak sempurna kepada masyarakat, sehingga pemahaman publik terhadap suatu isu (DPR RI) menjadi salah,” kata Paramita Widya Kusuma selaku anggota BURT DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Dapil Jateng IX saat menggelar Lokakarya di Aula Islamic Center Brebes, Kabupaten Brebes,  dilansir dari Infopublik.id (26/11/2021).

Tema yang diambil adalah sinergi TVR parlemen dengan TV dan Radio Lokal Dalam Membangun Pemahaman Publik terhadap kinerja anggota DPR RI.

“Jika anggota DPR memerlukan media sebagai penyampai informasi apa saja yang telah dikerjakan selama ini. Kemudian melalui media juga dapat diketahui apa yang menjadi usulan dan asipirasi masyarakat,” jelasnya.

Dijelaskannya, kegiatan rapat di DPR dilaksanakan secara terbuka melalui streaming TV Parlemen dan Media Sosial DPR RI, sehingga dapat diakses oleh masyarakat secara luas.

Namun sayangnya, lanjut dia, banyak masyarakat yang mendapat informasi tentang DPR RI hanya dari satu sumber berita yang penyajian beritanya lebih banyak konotasi negatifnya, daripada berita positif.

Ia mencontohkan, penolakan terhadap Undang-Undang (UU) Omnibus Law Cipta Kerja, karena pemahaman masyarakat dan informasi yang didapat masyarakat tidak sempurna.

Ia berharap, dengan pelaksanaan lokakarya ini, kegiatan DPR RI dapat terus disosialisasikan melalui TV dan Radio di daerah masing-masing.

Sementara Kepala Seksi Kehumasan dan Kemitraan Komunitas Diskominfo Batang Agung Megantoro saat mengikuti pertemuan tersebut menyampaikan, lokakarya kali ini juga menghasilkan sebuah keputusan bersama.

Yakni kerja sama di bidang penyiaran konten DPR yang dimiliki oleh TVR Parlemen yang nantinya juga akan disiarkan dalam bentuk audio dan visual baik oleh TV maupun radio yang menjadi peserta lokakarya ini.

”Kami sepenuhnya mendukung, jika nantinya ditunjuk sebagai media yang menjadi rekanan TVR dalam menyebarluaskan informasi kegiatan dan peristiwa yang menjadi isu hangat di pusat,” ungkapnya.

Setidaknya pemahaman masyarakat selama ini tentang kinerja anggota DPR RI, menjadi lebih baik dan memahami proses kerja para anggota DPR dan mendukung kebijakan yang telah ditetapkan oleh DPR RI. (Uli)