Tukang Bakso Di Jambi Ini Minta Dibayar Seikhlasnya

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Jumat, 18 Desember 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jambi – Umumnya, orang berjualan pasti akan mengejar untung. Selain itu, jika menjual makanan, pemilik warung akan membuat daftar menu disertai dengan harganya sekalian.

Namun tidak demikian dengan seorang penjual bakso dan mi ayam di Provinsi Jambi bernama Agus berikut ini. Dia jualan bakso dengan harga ikhlas, artinya pembeli bayar seikhlasnya.

Melalui video TikTok yang dibagikan akun @GilangKartasasmita pada Kamis, 8 Oktober lalu, Agus berjualan bakso dan mi ayam di daerah Semurup, Kabupaten Kerinci. Dia menjadi viral karena tak pernah mematok harga pasti, dilansir dari Dream.co.id (16/12/2020).

Sering Pusing dengan Harganya

Hal ini dibuktikan oleh Gilang di video postingannya. Gilang sendiri bingung dengan cara Agus menentukan harga bakso dan mi ayamnya.

” Gue sering makan di sini dan pusing perihal harga, sebab kalo gue bayar 50k suka kembalian 45k/40k/35k. Kadang gue mikir niat jualan atau enggak sih,” tulis Gilang di video.

” Ini berapa harganya mas?” tanya Gilang di dalam video yang dibagikannya. Agus kemudian menjelaskan bahwa di warungnya bayar seikhlasnya karena dia jualan sambil niat beribadah.

Sengaja Tak Pasang Menu

Agus juga mengatakan bahwa dia sengaja tidak memasang daftar menu sekalian harganya seperti warung-warung bakso lainnya.

” Harganya ndak ada harganya bang, saya kerjanya sambil ibadah, bener. Rp 10 ribu boleh Rp 15 ribu boleh. Sama tetangga minta saja boleh. Sama kawan gratis, sumpah.

” Tengoklah di dalam, mana ada (daftar) menu bakso berapa, nggak ada. Aku sengaja nggak bikin menu. Kalau orang lain tengok pasti ada menunya bakso biasa sekian bakso spesial sekian gitu kan,” jawab Agus.

Murah Bukan Berarti Murahan

Kendati harga seikhlasnya, Gilang mengakui bakso dan mi ayam buatan Agus tak dibuat secara asal-asalan.

Jadi, meski harganya tak menentu dan cenderung murah, makanan di warung Agus memiliki cita rasa yang enak.

” Dan ini rasanya bener juara untuk di daerah Semurup, Kerinci,” kata Gilang.

Murah bukan berarti murahan

Reaksi Netizen

Tak hanya pujian, netizen juga mendoakan Agus bisa membuka lebih banyak cabang warung bakso dan mi ayam yang tak mematok harga.

” Amiin amiin smoga Punya cabang 50 di indonesia bang,” tulis @renoplo_low69.

” Gakebayang pahalany yg selalu berjalan. karna sedekah mknan dan mengisi energi orang,lalu yg sudah makan menghabiskan energiny tuk ibadah.. MasyaAllah,” sambung @url0ve7.

” Serius deh kalau ada pedagang begini parah sih, jiwa ingin membayar mahal dikit gw rela sekaligus donasi buat dia agar untung dagangannya,” tulis @arifhiks. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: