Tujuh Pengusaha Akan Berangkatkan Jemaah Korban First Travel

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Kamis, 2 Januari 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Ketua Penggerak Save Their Umra, Ali Mohammad Amin menuturkan ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi oleh para jemaah korban First Travel agar dapat diberangkatkan umrah.

Ali bersama dengan tujuh pengusaha melakukan kerja sama untuk memberangkatkan sejumlah jemaah korban First Travel umrah.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam video yang diunggah di kanal YouTube Kompas TV yang dilansir dari Tribunnews.com (01/01/2020).

Ali menuturkan tedapat tiga kriteria jemaah korban First Travel untuk dapat ikut program pemberangkatan umrah oleh tujuh pengusaha ini.

Kriteria pertama adalah korban First Travel sudah berusia lanjut.

Ke dua, tujuh inisiator tersebut akan memilih korban yang memang belum pernah sama sekali berangkat untuk beribadah ke tanah suci.

Serta kriteria terakhir adalah bagi korban yang merasa memiliki standar ekonomi yang minim.

“Ada kriteria yang harus kami berikan kepada para korban, yaitu orang yang sudah lansia,” terang Ali.

“Terus yang kedua yang memang mereka belum pernah berangkat, dan ekonomi yang betul-betul sangat minim,” lanjutnya.

Ali menjelaskan untuk para jemaah korban First Travel yang memenehui kriteria tersebut dan ingin tetap berangkat umrah dapat langsung datang ke sekretariat gerakan Save Their Umra tersebut.

Para korban cukup membawa data-data yang memang benar adanya seperti kuitansi pembayaran pada First Travel.

Untuk dapat berangkat umrah, data yang telah diterima oleh pihak Ali akan melalui verifikasi berkas terlebih dahulu.

Kantor sekretariat Save Their Umra berada di Jalan Cipinang, Cempedak I, Nomor 45, Jatinegara, Jakarta Timur.

“Datang ke kantor kami, membawa data-data konkret, seperti kuitansi dan lain-lainnya,” jelas Ali.

“Tentunya tidak langsung akan kami terima, akan ada proses-proses verifikasi,” tambahnya.

Ali mengungkapkan para jemaah korban First Travel belum banyak yang mendaftarkan diri.

Padahal pendaftaran untuk pemberangkatan umrah korban First Travel telah dilakukan sejak, Kamis (5/12/2019).

Akhirnya, ketujuh inisiator tersebut menyampaikan press release kembali terkait tujuan mereka untuk memberangkatkan umrah para jemaah korban First Travel.

“Iya benar, memang sampai kemarin belum ada satu pun ke kami untuk memberikan data,” tutur Ali.

“Akhirnya tadi malam sepakat tujuh inisiator memberikan press release lagi untuk menginformasikan kembali untuk datang pada sekretariat kami,” imbuhnya.

Ali menuturkan ketujuh pengusaha akan memberangkatkan sebanyak 1000 jemaah korban First Travel yang telah memenuhi syarat dan melalui verifikasi pihaknya.

Rencananya, kloter pertama akan diberangkatkan, pada 20 Januari 2020 mendatang.

Namun hingga kini belum diketahui dengan pasti jumlah jemaah korban First Travel yang akan diberangkatkan pada kloter pertama tersebut. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: