Tujuh Jenis Berbeda Sakit Kepala Dan Artinya Terhadap Kondisi Tubuhmu

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 26 Juni 2020
KONTEN MILIK PIHAK KETIGA. BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT REPRODUKSI. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Sakit kepala merupakan masalah kesehatan yang dialami oleh banyak orang sehari-hari. Rasa sakit yang terjadi ini bisa sangat mengganggu dan menimbulkan rasa yang tak nyaman.

Masalah sakit kepala ini merupakan sebuah hal bisa terjadi kapan pun. Teradapat sejumlah penyebab yang bisa membuat munculnya rasa sakit kepala ini seperti kurangnya tidur atau stres.

Walau begitu, ketika sakit kepala yang muncul ini sangat sering, bisa jadi ada masalah kesehatan yang menyebabkannya muncul. Hal ini tidak bisa dianggap sepele dan perlu konsultasi dengan dokter untuk mengatasinya, dilnasir dari Merdeka.com (24/06/2020).

Terdapat berbagai jenis sakit kepala yang bisa dialami oleh seseorang. Beragam jenis yang muncul ini menjelaskan mengenai kondisi kesehatan yang kamu miliki. Dilansir dari Times of India, berikut sejumlah jenis sakit kepala dan apa artinya.

Sakit Kepala di Bagian Depan

Sakit kepala pada bagian depan merupakan jenis paling umum yang dialami seseorang. Rasa sakit ini bakal membuatmu merasa berantakan, sakit di seluruh bagian depan kepala, leher, ubun-ubun, serta pundak.

Rasa sakit ini sering disebabkan karena stres, suara berisik, atau menatap layar terlalu lama. Rasa sakit kepala ini juga bisa disebabkan oleh terjadinya dehidrasi.

Migrain

Migrain bisa menyebabkan rasa sakit yang intens dan hanya terjadi pada salah satu bagian kepala. Sakit kepala yang terjadi ini bisa dialami hingga berhari-hari.

Ketika seseorang mengalami migrai, sensitivitasnya terhadap cahaya, suara, dan bau bakal meningkat. Pada sejumlah kasus, rasa mual dan muntah juga bisa terjadi. Sakit kepala ini bisa terjadi karena faktor keturunan atau disebabkan oleh masalah saraf.

Sakit Kepala Sebagian

Sakit kepala jenis ini biasanya hanya terjadi pada satu bagian khusus kepala terutama di bagian belakang mata. Pada kondisi ini, seseorang bakal mengalami rasa seperti terbakar, sakit menusuk, mata berair, serta sensitivitas yang ekstrem pada cahaya.

Sakit kepala ini bisa muncul secara mendadak dan terjadi selama 15 menit hingga 3 jam. Kondisi ini biasanya terjadi pada waktu yang sama setiap hari dan bisa terjadi berkali-kali. Konsumsi alkohol dan merokok yang berlebihan juga bisa memicu jenis sakit kepala ini.

Sakit Kepala Sinusitis

Alergi atau infeksi yang berujung pada peradangan sinusitis bisa menyebabkan munculnya sakit kepala ini. Sakit kepala ini ditandai dengan rasa sakit yang kuat di sekitar mata, pipi, serta dahi yang bakal memburuk ketika bergerak. Ketika mengalami sakit kepala ini, keluarnya ingus berwarna hijau atau kuning juga mungkin terjadi.

Sakit Kepala Hormonal

Fluktuasi hormon akibat menstruasi, pil KB, serta kehamilan merupakan penyebab sakit kepala ini. Rasa sakit ini biasanya muncul sebelum, ketika, atau setelah menstruasi dan ovulasi. Sekitar 60 persen wanita mengalami jenis sakit kepala ini.

Sakit Kepala Kafein

kafein

Seperti namanya, sakit kepala ini disebabkan karena konsumsi kafein secara berlebihan. Kafein bisa berdampak pada aliran darah ke dalam otak dan konsumsi berlebihan bisa memicu sakit kepala ini.

Sakit kepala jenis ini sering dialami oleh seseorang yang sering mengalami migrain. Sebaiknya konsumsi kafein dalam jumlah terbatas setiap hari agar tidak mengalami rasa sakit ini.

Sakit Kepala Hipertensi

Tekanan darah tinggi bisa membuatmu juga mengalami sakit kepala berulang. Hal ini terjadi ketika tekanan darahmu terlalu tinggi. Hal ini merupakan tanda bahaya terhadap kesehatan tubuh.

Ketika mengalami sakit kepala ini, seseorang mungkin merasakan sakit kepala berdenyut pada kedua bagian kepala. Masalah ini biasanya juga disertai dengan perubahan pengelihatan, rasa pusing, mimisan, nyeri di dada, serta nafas memendek. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: