Tsumegaki hon Tsuzure, Kerajinan Tekstil Kuno Jepang Dibuat Dengan Kuku

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Kamis, 27 Agustus 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Jepang punya berbagai unsur budaya yang unik. Beberapa di antaranya bahkan tak banyak diketahui oleh warga negeri sakura sendiri. Salah satunya adalah kerajinan menenun dengan kuku bergerigi. Teknik kerajinan ini disebut tsumekaki hon tsuzure.

Para seniman tenun tradisional sengaja membentuk kuku tangan mereka hingga bergerigi untuk membuat kerajinan tekstil kuno yang menawan. Salah satunya diperlihatkan perajin dari Prefektur Shiga seperti diansir dari Merdeka.com (26/08/2020).

Tsumegaki hon tsuzure secara harfiah diterjemahkan menjadi ‘tenunan permadani asli dengan menggores kuku’. Tenunan yang dihasilkan adalah jenis tertua dari nishijin ori, tekstil tradisional yang diproduksi di distrik Nishijin, Kyoto.

Dipraktikkan Selama 1000 Tahun

Teknik ini sudah dipraktikkan di Jepang selama lebih dari satu milenia. Kiyohara Orimono, sebuah perusahaan tekstil di Prefektur Shiga bekerja keras untuk melestarikan dan mempromosikan kerajinan kuno tersebut. Mereka juga menerapkan teknik ini untuk menciptakan produk yang sesuai dengan gaya hidup modern.

Kiyohara Orimono juga memproduksi video untuk memberikan gambaran di balik layar proses menenun dan alasan mengapa teknik tsumegaki hon tsuzure harus dibuat dengan kuku yang bergerigi. Melalui video tampak kalau para penenun menggunakan kuku mereka untuk menyisir benang, sehingga mereka bisa membuat tekstil yang benar-benar halus dan bermotif detail.

Anehnya, tidak banyak orang di Jepang yang mengetahui perihal tsumegaki hon tsuzure. Ketika senior managing director Kiyohara Orimono, Seiji Kiyohara memperkenalkan teknik ini lewat Twitter, cuitannya langsung menyebar viral.

Kiyohara mengatakan kalau perusahaannya bertujuan melestarikan tsumegaki hon tsuzure dan menerapkan teknik tersebut untuk produksi barang-barang modern di bawah label Sufuto. Produk-produk Sufuto sendiri dipasarkan mulai dari harga 3.080 yen untuk lonceng angin barhias kain tenunan tangan. Mereka punya jenis produk yang cukup beragam. Produk-produk ini pun dapat dibeli secara online. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: