Tribute Untuk Legenda, Meratus Expedition 2022 Menghadirkan Pengalaman Offroad Menantang

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Sabtu, 11 Juni 2022

Indolinear.com, Jakarta – Gelaran Meratus Expedition 2022, yang dihelat mulai 23 Mei hingga 4 Juni 2022 telah selesai dilaksanakan. Acara offroad yang mengambil lokasi di kawasan hutan meratus, Kalimantan Selatan ini menghadirkan berbagai rintangan yang menguras tenaga dan pikiran para offroader.

Sepanjang 13 hari penyelenggaraan, beberapa rintangan yang dihadirkan begitu menguras tenaga dan pikiran para offroader. Pemilihan rute menjadi akumulasi dari beberapa gelaran sebelumnya, di mana handicap tersaji begitu ekstrem.

Dengan selesainya rangkaian Meratus Expedition 2022 ini, penyelenggara juga turut memberikan beberapa penghargaan kepada peserta yang ikut berpartispasi.

Setidaknya, ada empat kategori penghargaan yang diberikan oleh penyelenggara kepada para offroader ini, antara lain Best Driver yang dinobatkan kepada Yusdar Umar, Best Navigator disabet Plumpung, Best Team dinobatkan kepada Tim Kura-Kura, serta Jungle Man yang diberikan kepada Doddy dari Tim Macan, dilansir dari Liputan6.com (09/06/2022).

“Selama 13 hari di hutan Meratus, MEX 5 sangat spesial bagi saya. Pertama, yang biasa dampingi kita almarhum Syamsir Alam selalu berisik di dalam trek. Kalau pagi, beliau selalu teriak-teriak, briefing bangun! Tapi kali ini terasa beda, sepi di radio. Dan suguhan treknya dari BC6-8 luar biasa,” ungkap Yusdar, setelah menaklukan 13 hari petualangan di hutan Meratus.

Dalam rangkaian penutupan MEX 2022 ini, tercatat sebanyak 29 mobil berhasil menuntaskan rintangan yang diberikan oleh penyelenggara dan ada sebanyak 12 base camo yang didirikan untuk menjadi pelepas penat para offroader.

Tribute

Pada hari penutupan, semua peserta kompak untuk melakukan tahlilan atas kepergian sahabat sekaligus sesepuh offroad di Tanah Air, almarhum Syamsir Alam yang telah berpulang beberapa hari sebelum gelaran MEX 2022 dimulai.

Hariono, Ketua Penyelenggara sekaligus offroader menjelaskan, kegiatan MEX harus tetap berlanjut, konsep-konsep dan menu event akan ada yang baru dan suasana yang baru walaupun almarhum Syamsir Alam takkan tergantikan.

“Kita bisa mencontoh mengenai bagaimana disiplin dan komitmennya beliau akan tetap kita terapkan. Karakteristik MEX dipertahankan dan apa yang disampaikan dari rekan-rekan offroader akan menjadi masukan bagi kami agar MEX lebih baik kedepannya,” pungkas Hariono, Ketua Penyelenggara sekaligus offroader yang ikut dalam event MEX 2022 ini. (Uli)