Tradisi Musim Panas Festival Tanabata Kembali Digelar di Jepang Sampai 7 Juli 2022

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Selasa, 5 Juli 2022

Indolinear.com, Tokyo – Festival Tanabata sudah dimulai sejak Minggu (3/7/2022) di berbagai tempat, khususnya di Distrik Toide, Kota Takaoka, Prefektur Toyama, Jepang.

Di Pusat Komunitas Toide, ada penampilan dari klub band kuningan SMP Toide dan pengumuman grup tari anak-anak.

“Saya senang mengenakan yukata dan melihat Festival Tanabata,” kata Yui Oe (4), yang mengunjungi orang tuanya dari Kota Tonami.

Tradisi musim panas di Distrik Toide, Kota Takaoka, Prefektur Toyama, dimulai pada tanggal 3 Juli kemarin di pusat distrik.

Sebelumnya karena pandemi Covid-19, Festival Tanabata telah dibatalkan untuk dua tahun terakhir berturut-turut sejak 2020.

Kali ini Festival Tanabata diselenggarakan untuk pertama kalinya dalam tiga tahun terakhir, dilansir dari Tribunnews.com (04/07/2022).

Sekitar 500 lampion yang dihias dengan windsock dan lampion mewarnai kota dan dipadati masyarakat yang menyaksikan festival tersebut kemarin.

Paguyuban warga dan Tanabata yang dibuat oleh masing-masing keluarga berjajar di sepanjang jalan utama dan jalan raya sampai dengan 7 Juli mendatang.

Meski sempat diguyur hujan beberapa waktu, para pengunjung baru pertama kali menikmati festival setelah sekian lama dengan melihat Festival Tanabata lebih dekat dan berfoto.

Tanabata atau Festival Bintang adalah salah satu perayaan yang berkaitan dengan musim di Jepang, Tiongkok, dan Korea.

Perayaan besar-besaran dilakukan di kota-kota di Jepang, termasuk di antaranya Kota Sendai dengan Festival Sendai Tanabata.

Di Tiongkok, perayaan ini disebut Qi Xi.

Tanggal Festival Tanabata dulunya mengikuti kalender lunisolar yang kira-kira sebulan lebih lambat daripada kalender Gregorian.

Sejak kalender Gregorian mulai digunakan di Jepang, perayaan Tanabata diadakan malam tanggal 7 Juli, hari ke-7 bulan ke-7 kalender lunisolar, atau sebulan lebih lambat sekitar tanggal 8 Agustus.

Aksara kanji yang digunakan untuk menulis Tanabata bisa dibaca sebagai shichiseki (七夕, malam ke-7).

Di zaman dulu, perayaan ini juga ditulis dengan aksara kanji yang berbeda, tetapi tetap dibaca Tanabata.

Tradisi perayaan berasal dari Tiongkok yang diperkenalkan di Jepang pada zaman Nara. (Uli)

loading...