Toyota China Kembali Tutup Pabrik Karena Kelangkaan Microchip

FOTO: liputan6.com/indolinear.com
Jumat, 13 Agustus 2021
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kelangkaan microchip yang terus melanda industri otomotif, masih menjadi isu besar bagi produsen mobil. Hal tersebut berdampak besar bagi kelangsungan produksi mobil Toyota.

Raksasa otomotif asal Jepang ini, terpaksa kembali menutup pabriknya yang adai di Guangzhou, Cina. Penutupan sementara tersebut mulai dilakukan pada 4 Agustus 2021.

Dalam keterangannya, perusahaan telah mengonfirmasi bahwa penutupan fasilitas produksi tersebut ditengarai akibat kelangkaan microchip yang tengah terjadi.

Sebelum penutupan yang terjadi kali ini, pada Januari 2021, GAC Toyota, telah melakukan penangguhan produksi untuk sementara waktu karena hal yang sama. Namun, lantaran kondisi kelangkaan microchip yang terjadi belum menunjukan adanya kebaikan, penutupan pabrik menjadi salah satu cara alternatif untuk dilakukan perusahaan.

Untuk periode penutupan pabrik mereka di Guangzhou, Cina, perusahaan tidak menjelaskan secara resmi sampai kapan hal tersebut akan dilakukan. Langkah penutupan jalur produksi dimaksudkan untuk melakukan penyesuaian terkait keadaan yang saat ini mereka alami, dilansir dari Liputan6.com (11/08/2021).

Pabrik di Jepang Juga Ikut Ditutup Sementara

Sebelum ini, Toyota, juga mengumumkan mereka harus menangguhkan produksi untuk beberapa waktu pada pabrik mereka yang terletak di Prefektur Aichi, Jepang.

Fasilitas produksi tersebut diketahui sebagai basis produksi untuk sedan mewah Lexus LS dan IS yang ditutup mulai dari 3 Agustus sampai 6 Agustus 2021.

Sementara di Thailand sendiri, mereka juga turut melakukan hal yang sama. Dalam informasinya beberapa waktu lalu, Toyota, melakukan penutupan sementara terkait pabrik di Yoshiwara Toyota Auto Body di mana fasilitas tersebut merupakan pabrik yang memproduksi Land Cruiser. (Uli)