Tourism Working Group G20 Menjadi Mementum Kebangkitan Ekonomi Dan Pemulihan Pariwisata

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Rabu, 11 Mei 2022

Indolinear.com, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno, mengungkapkan Tourism Working Group (TWG) G20 Tahun 2022 menjadi momentum kebangkitan ekonomi Indonesia.

Diketahui, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjadi chair atau ketua dalam Tourism Working Group (kelompok kerja pariwisata) berkaitan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 2022.

The 1st Tourism Working Group untuk pertama kalinya ini, digelar secara hybrid di Sudimala Resort, Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada 10-11 Mei 2022.

Menparekraf menjelaskan, Tourism Working Group merupakan bagian utama dari Presidensi G20 Indonesia yang fokus dalam upaya memajukan kebangkitan ekonomi, pemulihan sektor pawisata pasca pandemi Covid-19, dan mempromosikan ketahanan pariwisata.

“Kita terus melakukan pemberdayaan masyarakat karena G20 ini harus dirasakan oleh masyarakat terutama kalangan menengah, menengah ke bawah yang dua tahun ini terhantam pandemi Covid-19.”

“Kami juga melihat Tourism Working Group menjadi pemicu dan pemacu momentum  kedatangan wisatawan mancanegara yang selama ini terkendala karena aturan pandemi, tapi kita melihat ada kebangkiatan menuju 1,8-3,6 juta wisatawan mancanegara yang akan hadir di Indonesia,” jelas Sandiaga Uno, dilansir dari Tribunnews.com (10/05/2022)

Ia berharap, TWG kali ini dapat membuka peluang usaha dan lapangan pekerjaan bagi 34 juta masyarakat yang menggantungkan hidupnya di sektor pariwisata serta ekononomi kreatif, terutama di Laboan Bajo, Flores hingga daerah lainnya.

Adapun isu utama dalam perhelatan internasional itu, ialah penguatan masyarakat sebagai agen perubahan untuk transformasi pariwisata.

Sehingga, lebih berkualitas dan berkelanjutan.

“Selasa (10/5/2022), kita memulai yang akan membahas isu utama, yakni penguatan masyarakat,” ucapnya.

“Jadi, kembali lagi kepada masyarakat sebagai agen perubahan untuk mentransformasikan pariwisata yang lebih berkualitas dan berkelanjutan,” lanjutnya.

Ada lima topik utama yang disebutkan Sandiaga Uno, yakni:

  1. Human capital atau sumber daya manusia (SDM), meliputi pekerjaan, skills (keterampilan), entrepreneurship (kewiraswastaan), dan edukasi.
  2. Inovasi, digitalisasi, dan ekonomi kreatif.

“Jadi pariwisata itu juga bersinggungan dengan ekonomi kreatif,” tuturnya.

  1. Women and youth empowerment (pemberdayaan perempuan dan generasi muda).
  2. Climate action (aksi terhadap iklim), biodiversity conservations (konservasi keanekaragaman hayati), dan circular economy (konsep ekonomi circular).
  3. Kerangka kebijakan, tata kelola, dan investasi.

“Ujungnya adalah bagaimana kebijakan-kebijakan kita, tata kelola kita bisa menarik investasi yang akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja seluas-luasnya bagi masyarakat kita,” ungkap Sandiaga Uno.

Presidensi G20 Indonesia.

Sementara itu, menurut Plt Deputi Bidang Sumber Daya dan Kelembagaan Kemenparekraf, Frans Teguh, para delegasi G20 yang hadir berkesempatan menyampaikan secara hybrid berkesempatan menyampaikan langkah atau strategi konkrit berdasarkan best practice (prosedur yang dinilai efektif) yang dapat dikerjasamakan antarnegara anggota.

“Hal ini untuk memastikan SDM pariwisata teredukasi secara optimal, keterampilan meningkat seiring dengan arus digitalisasi yang semakin maju, dan dengan tetap memperhatikan aspek-aspek pariwisata berkelanjutan,” katanya dalam keterangan resminya.

Ia beharap, negara-negara anggota G20 dapat memperkuat sinergi melalui forum internasional tersebut.

Termasuk, untuk memulihkan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif yang sempat terhantam pandemi Covid-19.

“Untuk keluar dari pandemi ini kita tidak bisa berjalan sendiri-sendiri,” ucapnya.

Selain itu, ia berharap pada acara ini akan terjadi kesepakatan antarnegara-negara anggota G20.

Tentang Presidensi G20

G20 merupakan forum internasional yang fokus pada koordinasi kebijakan di bidang ekonomi dan pembangunan.

Anggota-anggota G20 terdiri atas 19 negara dan 1 kawasan.

Di antaranya Argentina, Australia, Brasil, Kanada, Republik Rakyat Tiongkok (RRT), Prancis, Jerman, India, Indonesia, dan Italia.

Kemudian, Jepang, Republik Korea, Meksiko, Rusia, Arab Saudi, Afrika Selatan, Turki, Inggris, Amerika Serikat, dan Uni Eropa.

Untuk pertama kalinya, Indonesia memegang Presidensi Group of 20 (G20), forum kerja sama 20 Ekonomi utama dunia.

Di mana periode Presidensi Indonesia ini berlangsung selama satu tahun, mulai 1 Desember 2021 hingga 30 November 2022.

Indonesia mengusung semangat pulih bersama dengan mengusung tema “Recover Together, Recover Stronger”. (Uli)