Touring Ke Destinasi Lokal, Ingat Lima Aturan Tak Tertulis Ini

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Senin, 1 Maret 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Pandemi Covid-19 membawa dampak signifikan di semua sektor. Salah satu sektor yang paling terpukul dengan adanya pandemi adalah pariwisata, terutama karena pemerintah telah mengeluarkan imbauan untuk menjaga physical distancing, menjauhi kerumunan, dan mengurangi frekuensi bepergian ke luar rumah.

Memasuki bulan ke-8 setelah pandemi pertama kali masuk ke Indonesia, masyarakat mulai mencari cara untuk melakukan aktivitas sehari-hari dengan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) – atau yang sering disebut “ New Normal”.

Komunitas riders tak ingin ketinggalan, mereka tetap ingin melakukan aktivitas touring dengan protokol kesehatan dan keamanan yang lebih ketat. Touring santai dengan sepeda motor menjadi cara eksplorasi terbaik, terutama karena pengendara bisa menjelajahi tempat-tempat baru dan berkontribusi pada pariwisata lokal.

Royal Enfield Indonesia menggandeng Robinson Journey–akun petualang mengeliling Indonesia–dan para pemotor untuk melakukan touring demi mendukung sektor pariwisata di daerah. Keduanya memiliki visi untuk membangkitkan kembali potensi wisata lokal di Indonesia dan memberikan inspirasi getaway bagi para pengendara motor yang sudah rindu menjelajahi tempat-tempat baru.

Selain itu, Royal Enfield sebagai brand motor tertua di dunia yang terus berproduksi secara berkelanjutan pun sangat berdedikasi untuk mengembangkan komunitas dan budaya riding di berbagai negara, serta menciptakan ekosistem yang mendukung kegiatan riding ini.

Touring ini menggunakan motor Royal Enfield Himalayan dan menempuh rute dari Banten ke Ujung Genteng, Sukabumi. Walaupun harus melewati medan-medan berat dan semi off-road karena curahan hujan, misalnya di Hutan Adat Banten Kidul, Desa Jagaraksa, dan Gunung Luhur, Citorek, semua dapat terlewati berkat ketangguhan Royal Enfield Himalayan. Robinson Journey juga menyinggahi Pelabuhan Ratu, melihat Geopark di daerah Ciletuh, Sukabumi, camping di atas gunung hingga melihat hamparan laut yang terlihat cantik di malam hari.

Bantu Warga Lokal dan Hidupkan Kembali Sektor Pariwisata

Di setiap perhentian, Robinson Journey mengunjungi daya tarik wisata lokal, mengobrol dengan warga sekitar, serta mengalokasikan anggaran tertentu untuk keperluan makan dan akomodasi ke warga lokal. Perjalanan domestik seperti yang dilakukan oleh Robinson dan teman-temannya menjadi cara untuk membantu warga lokal dan menghidupkan kembali industri pariwisata secara perlahan-lahan.

“ Riding dengan Royal Enfield menjanjikan pengalaman untuk menikmati bersepeda motor secara otentik. Rancangan motor yang tangguh memudahkan kamu menemukan spot wisata tersembunyi (hidden gems) yang hanya dapat dijangkau oleh kendaraan roda dua,” kata Hed Business Markets Asia Pacific Region Royal Enfield, Vimal Sumbly, dikutip dari Dream.co.id (28/02/2021).

Para pelaku industri pariwisata memprediksi tren road trip “ back to nature” akan semakin meningkat. Hal ini disebabkan oleh rasa aman bagi pelancong dan tak memerlukan transportasi massal.

Kegiatan touring, baik solo maupun bersama teman-teman, menjanjikan elemen getaway yang memuaskan, karena para pengendara bebas menentukan arah tujuan, berhenti kapanpun mereka inginkan, dan berinteraksi lebih akrab dengan warga lokal di tempat-tempat yang disinggahi, seperti yang dilakukan oleh Robinson Journey.

Tips Touring Sambil Mendukung Pariwisata Lokal

Berikut ini adalah beberapa tips dari Robinson Journey dan Royal Enfield bagi para riders yang tertarik melakukan touring dengan aman dan nyaman, sambil mendukung pariwisata lokal.

-Menemukan hidden gems di lingkungan sekitar.

Pemilik akun Robinson Journey, Robinson Telaumbanua, menyarankan pelancong mencoba membuka peta digital dan menemukan daya tarik wisata di tempat yang belum pernah dikunjungi. Bisa jadi dia akan menemuka lokasi indah yang terpencil dan belum banyak diketahui publik.

-Membagikan pengalaman ke media sosial.

Berbagi tempat yang menarik di media sosial akan membantu industri wisata. Promosi dari mulut ke mulut bisa meningkatkan pendapatan mereka.

-Belanja dan membantu masyarakat lokal.

Robinson mengajak pemotor untuk berbelanja dan membantu perekonomian di tempat yang disinggahi. Misalnya, membeli makanan dan minuman hingga akomodasi lokal yang memperhatikan standar kebersihan.

-Jangan meninggalkan sampah

Pemotor sebaiknya tidak meninggalkan sampah. Robinson meminta rider untuk membuang sampah di tempatnya. Sebaiknya mengusahakan menyediakan tempat khusus untuk menyimpan sampah agar bisa dibuang di perhentikan berikutnya.

-Selalu menerapkan protokol kesehatan.

Sama seperti ketika bersepeda, penggunaan masker masih sangat direkomendasikan untuk mencegah masuknya partikel droplet yang berpotensi menularkan Covid-19. Walaupun telah menggunakan helm full-face, ada baiknya untuk selalu menggunakan masker. Namun, jika nafas terasa sesak, atau sedang berada di medan berat yang membutuhkan stamina lebih, maka masker bisa dilepas – asal kita tidak sedang berdekatan dengan pengendara lain. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: