Timnas Sepak Bola Thailand: Dangda Bukan Hanya Teerasil

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Rabu, 26 Januari 2022

Indolinear.com, Jakarta – Di timnas sepak bola Thailand, nama Dangda bukan hanya milik Teerasil. Jika di timnas putra ada Teerasil Dangda, di skuad putri Thailand ada Taneekarn Dangda.

Taneekarn Dangda tampil sebagai starter ketika Thailand melawan Indonesia pada laga kedua Grup B Piala Asia Wanita 2022.

Bertanding di DY Patil Stadium, Navi Mumbai, India pada Senin (24/1/2022) malam WIB, Thailand berhasil mengalahkan timnas putri Indonesia dengan skor 4-0.

Meski tidak ikut menjebol gawang lawan, Taneekarn Dangda memberikan kontribusi nyata berupa assist untuk gol kedua Kanyanat Chetthabutr.

Adapun, Kanyanat memborong tiga gol alias mencetak hat-trick ke gawang timnas putri Indonesia, masing-masing pada menit ke-27, 36, dan 71.

Satu gol Thailand lainnya dibukukan oleh Irravadee Makris pada menit ke-76, dilansir dari Kompas.com (25/01/2022).

Kisah Klan Dangda di Sepak Bola Thailand

Nama Dangda punya reputasi harum di sepak bola Thailand. Jika mendengar nama “Dangda” sosok yang pertama muncul adalah ujung tombak Tim Gajah Perang, Teerasil Dangda.

Pada usia yang kini mencapai 33 tahun, Teerasil Dangda tetap dianggap sebagai salah satu striker terbaik timnas putra Thailand.

Teerasil yang kini bermain untuk klub BG Pathum United baru saja membantu Thailand meraih gelar juara Piala AFF 2020.

Pada pertandingan final Piala AFF 2020 beberapa waktu lalu, Thailand yang diperkuat oleh Teerasil Dangda berhasil mengalahkan timnas Indonesia dengan agregat 6-2.

Pada akhir turnamen, Teerasil (4 gol) menjadi pencetak gol terbanyak bersama rekan setimnya, Chanathip Songkrasin, serta Bienvenido Maranon (Filipina) dan Safawi Rasid (Malaysia).

Nama Teerasil Dangda juga masuk dalam buku sejarah Piala AFF. Kini, Teerasil adalah top scorer sepanjang masa Piala AFF (dulu bernama Piala Tiger) dengan koleksi 19 gol.

Di tengah kesuksesan Teerasil bersama timnas putra Thailand, ada Dangda yang lain di skuad putri. Dia adalah Taneekarn Dangda, adik perempuan Teerasil.

Teerasil dan Taneekarn memang berasal dari keluarga sepak bola. Ayah mereka, Prasit Dangda, juga merupakan eks pesepak bola dan pernah bermain untuk klub Royal Thai Air Force FC.

Sama seperti sang kakak, Taneekarn yang kini berusia 29 tahun juga berposisi sebagai striker.

Taneekarn Dangda saat ini bermain untuk klub MH Nakhon Si Lady.

Di timnas putri Thailand, Taneekarn termasuk pemain sarat pengalaman. Ia telah membela timnas sepak bola putri Negeri Gajah Putih sejak 2012.

Taneekarn turut membantu timnas putri Thailand menjuarai Piala AFF Wanita 2011 dan 2012 serta merai medali emas SEA Games 2013.

Inspirasi Besar Teerasil dalam Perjalanan Karier Taneekarn

Bagi Taneekarn, sosok Teerasil bukan hanya sekadar kakak. Ia adalah inspirasi besar bagi pesepak bola kelahiran Bangkok tersebut.

“Tentu saja, dia (Teerasil) adalah yang menginspirasi saya untuk bermain sepak bola saat saya masih muda,” ungkap Taneekarn dalam wawancara dengan AFC pada 2018 lalu.

“Melihatnya menjadi pesepak bola profesional dan bermain untuk tim nasional membuat saya ingin melakukan hal yang sama. Jadi, saya sangat bahagia bermain untuk (timnas) Thailand,” ucapnya.

Taneekarn juga mengungkapkan bahwa ia dan Teerasil punya gaya bermain yang sama sebagai striker karena mendapatkan bimbingan langsung dari sang ayah.

“Saya pikir ayah saya harus merasa bangga karena saat saya masih muda, dia adalah satu-satunya yang melatih saya.”

“Saya dan kakak saya, kami semua dilatih oleh dia, bahkan sampai sekarang. Saya pikir kami memiliki gaya (bermain) yang sama, dan saya percaya itu adalah pengaruh dari ayah kami,” tutur Taneekarn mengakhiri. (Uli)