Tim SRT Menurunkan Dua Pebalap MotoGP Dalam Sepang 8 Hour

FOTO: kompas.com/indolinear.com
Jumat, 13 September 2019

Indolinear.com, Jakarta – Sepang Racing Team (SRT) menurunkan dua pebalap dari MotoGP saat mengikuti ajang balap ketahanan Sepang 8 Hours.

Sirkuit Sepang akan mencatatkan sejarah saat menggelar dua ajang balap ketahanan, World Touring Car Cup (WTCC) dan Endurance World Championship (EWC), dalam pekan yang sama. WTCC Malaysia akan digelar pada 13-15 Desember 2019.

Adapun EWC Sepang 8 Hours bakal dihelat pada 14 Desember. SRT yang juga memiliki tim satelit MotoGP, bakal menurunkan pebalap terbaik mereka pada ajang EWC Sepang 8 Hours.

Sebab, mereka mematok target raihan podium tertinggi dalam gelaran balap ketahanan pertama yang berlangsung di negaranya tersebut.

“Kami sangat antusias bisa mendapat jatah tampil bagi SRT pada event perdana Sepang 8 Hours,” ujar kepala tim SRT, Razlan Razali, dikutip dari Kompas.com (12/09/2019).

Tiga pebalap yang diturunkan SRT dalam Sepang 8 Hours memang terbilang mumpuni. Mereka adalah Franco Morbidelli, Hafizh Syahrin dan Michael van der Mark.

Franco Morbidelli dan Hafizh Syahrin berstatus pebalap MotoGP. Hafizh Syahrir juga menyandang status sebagai pebalap tuan rumah pada gelaran nanti. Sementara Morbidelli, juga merupakan pebalap akademi Valentino Rossi, bahkan menjadi juara dunia Moto2 2017.

Michael van der Mark juga sudah tidak asing dengan gelaran ajang balap ketahanan tersebut. Pebalap berdarah Ambon itu pernah empat kali memenangi seri paling bergengsi Suzuka 8 Hours.

Van der Mark juga hafal dengan motor Yamaha R1 yang akan digunakan SRT karena menjadi tunggangannya sejak membela tim pabrikan Yamaha pada ajang World Superbike pada 2017.

Pebalap yang telah mencatat tiga kemenangan pada ajang Superbike itu pun siap menggunakan pengalamannya untuk membantu SRT meraih hasil terbaik dalam Sepang 8 Hours.

“Saya akan melakukan segalanya untuk membantu tim ini dengan pengalaman yang saya miliki,” ujar Michael van der Mark.

“Kami memiliki skuad yang sangat kuat tetapi kami harus tampil cerdas dan konsisten karena target kami adalah memenangi balapan di kandang tim kami,” imbuh pria berusia 26 tahun tersebut. (Uli)