Tiga Pola Pikir Penting Sarjana Baru Untuk Meraih Sukses

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 17 Mei 2019

Indolinear.com, Jakarta – Asosiasi Nasional Perguruan Tinggi dan Pengusaha atau NACE, dalam survei terbarunya, memperkirakan perekrutan tenaga kerja lulusan perguruan tinggi bakal meningkat hampir 17 persen di 2019. Tentu saja ini menjadi kesempatan untuk sarjana baru. Ini tips karir untuk melakukannya.

Peneliti Global dan Pemimpin Pemikiran, Marcus Buckingham, mengatakan memulai perjalanan ke jalur karier baru dapat menjadi tantangan dan kesenangan sekaligus. Setelah menghabiskan sebagian besar karirnya, Marcus mulai mempelajari orang-orang yang unggul dalam kehidupan profesional.

“Saya telah menemukan bahwa kunci keberhasilan dimulai dengan pola pikir yang kuat,” kata Marcus dilansir dari Merdeka.com (15/05/2019).

Marcus mengatakan jika ingin memulai karir Anda dengan baik, ada tiga perubahan pola pikir kuat yang harus dilakukan. Berikut tips karir rangkumannya.

  1. Karir Anda Bukan Tujuan, Namun Proses Pencarian

Tidak ada rencana karir yang sempurna. Meskipun mungkin menyenangkan untuk memikirkan karir Anda sebagai serangkaian langkah berurutan yang pada akhirnya akan membawa Anda ke tujuan yang telah ditentukan, tidak ada cara untuk memprediksi apa yang akan terjadi selanjutnya.

Anda harus terus mencari langkah selanjutnya. Cari peran dan tanggung jawab yang memungkinkan Anda untuk benar-benar sesuai keahlian Anda dan tampil mengesankan.

  1. Cari tahu ‘Apa’ Alasan Anda Bekerja Bukan ‘Dengan Siapa’ dan ‘Mengapa’

Anda mungkin bergabung dengan perusahaan karena Anda percaya pada tujuannya. Atau Anda bergabung karena cocok dengan atasan yang Anda temui dalam proses wawancara. Memang keduanya penting.

Tetapi tidak ada yang lebih penting dari apa pekerjaan yang sebenarnya akan Anda lakukan setiap hari. Sebelum Anda menerima tawaran pekerjaan, tanyakan pada diri sendiri: Saya dibayar untuk melakukan apa? Apa kegiatan pekerjaan yang sebenarnya? Apa yang akan saya lakukan pada jam 3 sore pada hari Kamis sore?

Jika Anda percaya pada apa yang perusahaan lakukan dan mencintai rekan kerja Anda, akan tetapi di saat yang sama Anda membenci tugas sehari-hari, Anda tidak akan bertahan lama dalam peran itu.

  1. Temukan Kemampuan Keunggulan Anda

Orang tidak bisa menebak apa bakat Anda. Anda tahu kekuatan Anda dan apa Anda condong lebih baik daripada orang lain. Tentu, bos Anda mungkin menjadi orang yang pantas mengevaluasi kinerja Anda, tetapi Anda yang paling mengenal diri Anda.

Jadi dengan setiap tugas yang Anda lakukan, perhatikan benar-benar apa kekuatan yang paling unik dan bermakna Anda. Dengan melakukannya, Anda akan menyiapkan diri untuk masa depan yang sukses. (Uli)