Tiga Perguruan Tinggi Indonesia Masuk 100 Terbaik Universitas Paling Berdampak SDGs Versi THE

FOTO: tribunnews.com/indolinear.com
Sabtu, 25 April 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Total ada sembilan perguruan tinggi di Indonesia masuk dalam pemeringkatan Times Higher Education (THE) sebagai universitas yang memberi dampak terhadap program pembangunan berkelanjutan atau Suistainable Development Goals ( SDGs) dari PBB.

Berdasarkan pemeringkatan yang telah dirilis THE pada Rabu (22/4/2020), kesembilan perguruan tinggi tersebut adalah; Universitas Indonesia (UI), Universitas Gadjah Mada (UGM), IPB, Universitas Padjadjaran (Unpad), Universitas Brawijaya (UB) Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Diponegoro (Undip) dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS).

Kesembilan perguruan tinggi di Indonesia itu masuk dalam Times Higher Education Impact Ranking bersama 766 universitas dari 85 negara.

Bahkan, tiga perguruan tinggi Indonesia berhasil masuk dalam 100 terbaik universitas yang memberikan dampak yakni; UI di peringkat 47, UGM di peringkat 72, dan IPB di peringkat 77.

Masing-masing universitas dinilai berdasarkan fokus program yang diambil dari ke-17 program SDG’s PBB.

17 program dalam SDG’s yang dicanangkan PBB antara lain; pengentasan kemiskinan, penghapusan kelaparan, kesehatan dan kesejahteraan, kualitas pendidikan dan kesetaraan gender, sanitasi dan air bersih, energi bersih dan terbarukan, serta pertumbuhan ekonomi.

Selain itu ada pula; inovasi industri dan infrastruktur, pengurangan kesenjangan, kota dan komunitas berkelanjutan, isu pemanasan global, kehidupan air dan tanah, penguatan institusi perdamaian dan keadilan, serta kolaborasi atau kerja sama global.

Indikator penilaian terdiri atas:

Riset/penelitian: seberapa besar penelitian atau riset yang dilakukan universitas memberi dampak dan kontribusi terhadap program pembangunan berkelanjutan.

Aspek berkelanjutan: sejauh mana universitas tersebut menjalankan fokus program termasuk dari jumlah lulusan yang dihasilkan terkait dengan program SDG’s.

Pembuktian: kebijakan dan program yang dijalankan memang secara nyata memberikan andil dalam SDG’s termasuk pengabdian kepada masyarakat.

Dilansir dari Tribunnews.com (24/04/2020), Kesembilan univeritas di Indonesia yang masuk dalam peringkat 10 universitas paling berdampak yakni:

  1. Universitas Indonesia

Masuk dalam peringkat ke-47 dunia dengan total skor 88,5. Fokus program penilaian:

  • Pengentasan kemiskinan: 80,3 poin
  • Peningkatan kualitas pendidikan: 82 poin
  • Kesehatan dan kesejahteraan: 76,5 poin
  • Kolaborasi internasional: 94,8
  1. Universitas Gadjah Mada

Masuk dalam peringkat ke-72 dunia dengan total skor 85,9.

Fokus program penilaian:

  • Penghapusan kelaparan: 81,5 poin
  • Inovasi industri dan infrastruktur: 71,7 poin
  • Isu lingkungan darat: 79 poin
  • Kolaborasi internasional: 91,4
  1. Institut Pertanian Bogor

Masuk dalam peringkat ke-77 dunia total skor 85,1.

Fokus program penilaian:

  • Kesetaraan gender: 74 poin
  • Penghapusan kelaparan: 83,4 poin
  • Isu lingkungan darat: 77,2 poin
  • Kolaborasi internasional: 83,3
  1. Universitas Padjajaran

Masuk dalam peringkat 101-200 dunia total skor 75,4-83,3.

Fokus program penilaian:

  • Penghapusan kelaparan: 74,3 poin
  • Pengentasan kemiskinan: 66,1 poin
  • Kesehatan dan kesejahteraan: 58,5-67,3 poin
  • Kolaborasi internasional: 88,4 poin
  1. Universitas Brawijaya

Masuk dalam peringkat 201-300 dunia total skor 68,2-75,3.

Fokus program penilaian:

  • Penghapusan kelaparan: 74,2 poin
  • Penguatan institusi keadilan dan perdamaian: 63,2-72,6 poin
  • Isu lingkungan darat: 71,2 poin
  • Kolaborasi internasional: 54,3-62,3 poin
  1. Universitas Airlangga

Masuk dalam peringkat 301-400 dunia total skor 61,5-68.

Fokus program penilaian:

  • Kesehatan dan kesejahteraan: 75,6 poin
  • Pengentasan kemiskinan: 45,2-59,6 poin
  • Pengurangan kesenjangan: 49,2-61,6 poin
  • Kolaborasi internasional: 54,3-62,3 poin
  1. Institut Teknologi Bandung

Masuk dalam peringkat 301-400 dunia total skor 61,5-68.

Fokus program penilaian:

  • Inovasi industri dan infrastruktur: 86,6 poin
  • Sanitasi dan air bersih: 56,3 poin
  • Kota dan komunitas berkelanjutan: 58,1-71
  • Kolaborasi internasional: 54,3-62,3 poin
  1. Universitas Diponegoro

Masuk dalam peringkat 301-400 dunia total skor 61,5-68.

Fokus program penilaian:

  • Konsumsi dan produksi bertanggungjawab: 76,2
  • Kesehatan dan kesejahteraan: 49,8-58,3 poin
  • Perubahan iklim: 38,1-51,4
  • Kolaborasi internasional: 70,7-80,6 poin
  1. Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya

Masuk dalam peringkat 401-600 dunia total skor 46,7-61,4.

Fokus program penilaian:

  • Penguatan institusi keadilan dan perdamaian: 50,1-63,1 poin
  • Kesetaraan gender: 41,3-51,7 poin
  • Inovasi industri dan infrastruktur: 39,5-53,2 poin
  • Kolaborasi internasional: 54,3-62,3 poin (Uli)
INFORMASIKAN PADA SAHABAT: