Tiga Orang Dicurigai Terkait Babi Ngepet Di Sawangan Depok

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Selasa, 15 Juni 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Baru-baru ini warga Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, digegerkan dengan seekor babi hutan yang diduga babi ngepet atau babi jadi-jadian.

Binatang berwarna hitam tersebut berhasil ditangkap oleh warga Sawangan pada Senin malam, 26 April 2021, secara beramai-ramai.

Ketua RW 04 Bedahan, Abdul Rosad, menuturkan penangkapan babi diduga jadi-jadian tersebut tidak lazim, yaitu dengan cara warga melepas pakaian yang dikenakan, dilansir dari Dream.co.id (13/06/2021).

Bisa Ditangkap dengan Cara Telanjang Bulat

Warga setempat sangat yakin bahwa babi tersebut adalah babi ngepet atau jadi-jadian yang sering digunakan untuk menumpuk kekayaan secara gaib.

Menurut Abdul Rosad, babi tersebut sebenarnya sudah lama berkeliaran di sekitar rumah warga di kawasan Bedahan Sawangan.

Waktu itu, sekitar sebulan lalu, babi tersebut sudah pernah ditangkap. Hanya menangkapnya tidak memakai cara unik dengan telanjang bulat, jadi lepas lagi.

“ Jadi semalam dia kembali lagi, jadi proses penangkapan semalam kita telanjang dengan warga lain, ada 12 orang,” kata Abdul Rosad.

Tiga Orang Datang, Satu Hilang Jadi Babi Ngepet

Sementara itu Kapolsek Sawangan AKP Rio Tobing menjelaskan penangkapan babi ngepet di Bedahan Sawangan berawal dari warga yang melihat 3 orang berboncengan pakai motor matic.

Di antara tiga orang tersebut, kata Rio Tobing, salah satunya yang menggunakan jubah turun dan menuju sebuah kebun milik warga.

Orang berjubah ini berjalan kaki dengan tidak menapakkan kaki di tanah. Setelah sampai di tempat yang dituju, orang ini duduk.

“ Setelah (warga setempat) menunggu selama 1,5 jam orang tersebut berubah menjadi babi hutan, warna hitam, menggunakan kalung,” kata Rio Tobing dalam keterangan tertulisnya.

Berhasil Ditangkap Pakai Sorban Warna Hijau

Merasa resah dengan keberadaan dugaan babi ngepet tersebut, warga sekitar lalu melakukan pertemuan untuk menangkapnya.

Pada saat itulah, warga setempat kembali melihat seekor babi. Namun setiap hendak ditangkap, babi tersebut selalu menghilang.

“ Babi tersebut berlari ke sana ke mari karena dikepung. Babi berhasil ditangkap dengan menggunakan sorban berwarna hijau,” kata Rio Tobing.

Babi Ngepet Pakai Kalung Tasbih dan Ikat di Kepala

Usai ditangkap, warga kemudian menaburkan garam kasar ke babi itu dan menyabetnya dengan sapu lidi berjumlah tujuh batang.

Saat diproses oleh warga Bedahan Sawangan, kondisi babi waktu itu sedang memakai kalung kayu berwarna hitam.

“ (Itu kalung) berbentuk tasbih dan memakai ikat di kepala berwarna merah, saat ini babi tersebut mengecil,” ujarnya.

Sudah Disembelih dan Dikuburkan

Saat ini dugaan babi ngepet itu sudah disembelih oleh warga. Penyembelihan ini bertujuan untuk mengantisipasi kerumunan warga yang menyaksikan babi tersebut.

Setelah disembelih, babi tersebut sudah dikubur. Fakta yang ditemukan di lapangan, ternyata yang disembelih itu jenis babi hutan.

“ (Sudah disembelih) jenis babi hutan, berwarna hitam, sebesar anjing dewasa,” pungkas Rio Tobing. (Uli)