loading...

Tiga Makanan Khas Indonesia Yang Sudah Jarang Ditemui

FOTO: net/indolinear.com
Jumat, 24 Juli 2020
Nusantara | Uploader puspita

Indolinear.com, Jakarta – Di Indonesia memiliki banyak makanan khas yang berasal dari masing-masing daerah.  Namun beberapa makanan sudah jarang ditemui di sekitar kita.

Mungkin karena sering dimodifikasi oleh koki-koki handal. Sehingga resep aslinya menjadi hilang. Makanan khas tersebut menjadi susah dicari dan harus mengunjungi tempat-tempat tertentu untuk menikmatinya.

Mau tahu apa saja makanan khas Indonesia yang susah ditemui? Berikut ulasannya.

Sayur Babanci

Walaupun namanya adalah sayur, namun isi dari masakan khas ini adalah daging sapi. Daging sapi tersebut disatukan dengan kelapa dan petai. Lalu yang membuat rasanya nikmat adalah dengan mencampurnya dengan kuah asam pedas bersantan.

Menu ini merupakan salah satu masakan khas dari Betawi. Saat ini sayur babanci sudah jarang ditemui. Namn masih tersedia di beberapa warung makan maupun restoran Betawi.

Biasanya sayur ini dibuat saat ada beberapa hajatan besar atau acara saja. Namun bias juga mencoba untuk memasaknya sendiri. Hitung-hitung mengobati kerinduan nikmatnya perpaduan daging sapi dan petai serta gurihnya kuah santan ini.

Gulo Puan

Gulo Puan terkenal dengan julukan kejunya Sumatera Selatan. Melihat dari namanya tentu saja bahan dasar dari makanan ini adalah gula. Karena berbahan dasar gula, maka makanan khas Palembang ini sangatlah manis.

Awalnya pada zaman dahulu,  makanan yang hampir punah ini adalah makanan para raja. Bahan utama dari gulo puan ini adalah gula pasir dan susu kerbau. Butuh waktu yang lumayan lama untuk mengolahnya.

Memasak makanan ini dibutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat jam. Selama itu pula adonan harus terus diaduk secara terus menerus agar tidak gosong mengingat rasanya yang manis dan mudah terbakar. Selain prosesnya yang cukup panjang untuk mendapatkan susu kerbau juga cukup sulit, oleh karena itu makanan ini jarang sekali ditemukan sehari-hari.

Bubur Bassang

Bubur Bassang berasal dari Makasar Nama bassang itu diambil dari kata bassoro yang memiliki arti kenyang. Makanan ini terbuat dari jagung pulen dan santan.

Makanan ini disajikan dalam bentuk bubur. Bubur ini dulunya kerap disajikan sebagai menu sarapan di Makassar. Karena sudah jarang ditemui dan sedikit peminat, maka beberapa pedangang bubur bassang mulai memberikan inovasi.

Inovasi yang dilakukan adalah dengan menambahkan beberapa topping yang kini sedang digemari yaitu coklat dan milo agar rasa dan tampilannya lebih menarik.(pit)

Di Banten ada makanan khas yang hanya bisa ditemukan disana. Tahukan kamu dimana saja? Berikut informasinya.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: