Tiga Hiasan Kepala Yang Dipakai Pengantin Di Pulau Sumatera

FOTO: net/indolinear.com
Sabtu, 8 Agustus 2020
Nusantara | Uploader puspita
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Hiasan kepala menjadi aksesoris pengantin yang tak boleh ketinggalan dalam kelengkapan pakaian adat pengantin. Terutama di daerah yang ada di Pulau Sumatera. Karena hiasan kepala pada pakaian adat pengantin juga memiliki makna tersendiri.

Hiasan kepala ini umumnya terbuat dari perak, emas, alumunium, kuningan, dan material lainnya. Hiasan kepala ini akan membuat pengantin tampak lebih cantik dan anggun bak seorang permaisuri. Berikut tiga hiasan kepala yang dipakai pengantin di Pulau Sumatera

Suntiang Minangkabau

Salah satu pakaian adat untuk pengantin yang terkenal unik dan indah berasal dari Sumatera Barat. Karena adat Minang sangat filosofis yang berdasarkan pada syariat dan agama, maka pakaian adatnya pun dibuat sopan dan tidak melanggar syariat agama. Dalam pakaian adat Minang ini, aksesoris pengantin wanita (anak daro) yang digunakan sebagai hiasan kepala adalah suntiang.

Suntiang Minang ada yang berwarna keemasan dan juga perak, sesuai dengan warna dan desain pakaiannya. Begitu juga dengan ukurannya, ada yang besar (Suntiang gadang, 7-11 tingkat) dan ada pula yang kecil (Suntiang ketek, 3-5 tingkat). Model suntiang dari tiap daerah di Sumatera Barat pun juga berbeda-beda, lho! Beberapa di antaranya adalah Suntiang Pariaman, Suntiang Kurai, Suntiang Solok, dan Suntiang Sungayang.

Sigokh Lampung

Siger Lampung dinamakan juga dengan Sigokh, bentuknya segitiga dengan 7-9 lekuk yang terbuat dari logam, lempengan tembaga, atau kuningan. Mahkota khas Lampung ini bermakna keagungan budaya yang dulunya juga dikenakan oleh para bangsawan dan para ratu. Nah, untuk variasi yang menambah keindahan pakaian pengantin Lampung, Sigokh ini disesuaikan dengan suku dan tradisi yang dianut oleh pengantin dan keluarganya.

Hal ini menjadikan Sigokh juga banyak jenisnya, namun secara umum Sigokh mengandung nilai feminisme, wanita yang mandiri, ulet, dan gigih saat bersanding dengan seorang pria. Berikut adalah beberapa jenis Sigokh/Siger Lampung beserta maknanya.

Aesan Palembang

Aesan merupakan aksesoris pengantin yang juga berupa mahkota untuk melengkapi busana pengantin asal Palembang. Busana pengantin dari Palembang ini ada dua macam, yakni Aesan Paksangko dan Aesan Gede. Mahkota Aesan yang dipakai pun mengikuti jenis busana pengantin yang dipilih.

Mahkota Aesan Paksangko dipasangkan dengan baju kurung warna merah, sedangkan mahkota Aesan Gede untuk melengkapi pakaian dodot warna merah muda yang tak kalah cantiknya. Mahkotanya juga dihias dengan aksesoris emas yang menjadi lambang keagungan kerajaan Sriwijaya.(pit)

Di Toraja ada tempat wisata budaya yang dapat dikunjungi oleh wisatawan. Mau tahu tempat mana saja? Berikut informasinya.

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: