Tiga Hal Yang Diperhatikan Jika Melamar Pekerjaan Dari Linkedin

brilionet/indolinear.com
Sabtu, 4 November 2017
loading...

Indolinear.com – Buat kamu yang baru lulus, pastinya sering merasa khawatir ketika mau memulai untuk melamar pekerjaan. Disamping belum adanya pengalaman kerja, saingan yang semakin banyak juga menjadi kekhawatiran para lulusan baru.

Banyaknya portal pekerjaan yang ada juga bisa dimanfaatkan untuk mempermudah mencari kerja nih. Mudahnya, kamu cukup mengisi data diri saja lho! Maka dari itu pastikan kamu selalu update data dirimu, cv dan sertifikatyang kamu punya.

Portal yang sekarang sedang ngetren dikalangan millenial dan para profesional adalah Linkedin. Tahu nggak kalau kamu bisa dengan mudah mencari dan melamar pekerjaan melalui portal ini? Tapi, nggak semudah mengisi data diri, di Linkedin kamu harus mengisinya dengan detail agar dilirik oleh perusahaan.

Dilansir dari Brilio.net  (02/11/2017),akan membagikan 3 tips yang harus diperhatikan untuk kamu yang ingin melamar pekerjaan melalui Linkedin agar dilirik oleh perusahaan impianmu.

  1. Cantumkan pengalaman berorganisasi

Sebagai lulusan baru, tentunya mengikuti banyak organisasi menjadikan nilai tambah bagi diri kamu, karena kamu bisa dilihat sebagai orang yang aktif. Untuk itu, cantumkan organisasi yang pernah kamu ikuti semasa kuliah beserta jabatan dan apa saja yang kamu kerjakan ya.

  1. Fokus terhadap jenis pekerjaan yang kamu inginkan

Nah, poin yang satu ini terkadang banyak yang sepele lho. Nggak sedikit orang melamar pekerjaan yang nggak sesuai dengan keinginannya demi istilah “Yang penting kerja”. Padahal untuk diterima oleh perusahaan, kamu juga harus menyesuaikan dengan kemampuan dan keahlianmu.

  1. Cantumkan sertifikat yang kamu dapatkan

Sertifikat yang kamu punya tentunya menjadi nilai tambah ketika mencari pekerjaan. Nggak jarang perusahaan mempekerjakan karyawannya berdasarkan sertifikat dan skill yang ia punya. Apalagi untuk kamu yang ingin merambah ke dunia digital, tentunya membutuhkan sertifikat dong. Bagi kamu yang belum punya, nggak usah khawatir.  Ikuti saja Yscore. Sertifikat ini bisa menjadi daya tarik perusahaan karena telah diakui secara internasional lho. (Uli)