Tidur Siang Terlalu Lama Dapat Meningkatkan Risiko Kematian Dan Serangan Jantung

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Jumat, 11 September 2020
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Tidur siang mungkin merupakan hal yang menyenangkan dilakukan terutama untuk mengistirahatkan tubuh sejenak. Namun ketika tidur siang dilakukan terlalu lama, hal ini bisa berujung pada bahaya.

Keinginan untuk tidur siang secara sering bisa jadi tanda bahaya masalah jantung. Berdasar analisis terbaru, diketahui bahwa hal ini bisa meningkatkan risiko kematian dini.

Tidur siang yang lebih lama dari satu jam berhubungan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung hingga 34 persen. Selain itu, risiko kematian juga meningkat hingga 30 persen.

Secara umum, tidur siang berapa lama pun disebut bisa meningkatkan risiko kematian prematur hingga 19 persen. Hal ini ditemukan oleh tim peneliti di China dengan cara membandingkan hasil dari 20 penelitian sebelumnya.

“Jika kamu hendak tidur siang, hasil penelitian kami menyarankan bahwa paling aman untuk melakukannya di bawah satu jam,” terang peneliti Zhe Pan dari Guangzhou Medical University, dilansir dari Merdeka.com (09/09/2020).

Untuk penelitian ini, peneliti menganalisis data dari 20 penelitian yang melibatkan lebih dari 313 ribu partisipan. Sekitar dua dari lima partisipan penelitian mengatakan bahwa mereka tidur siang.

Peneliti mengungkap bahwa hubungan ini tampak lebih jelas pada seseorang berusia 65 tahun ke atas. Manula ini memiliki risiko kematian 27 persen lebih tinggi dan serangan jantung 36 persen lebih tinggi.

Dampak buruk ini juga tampak lebih jelas pada wanita. Diketahui bahwa hal ini meningkatkan risiko kematian hingga 22 persen dan risiko penyakit jantung 31 persen.

Menariknya tidur siang yang lama berhubungan dengan meningkatnya risiko kematian pada orang-orang yang tidur lebih dari enam jam setiap malam. Hal ini menunjukkan bahwa risiko masalah ini tidak disebabkan karena kondisi tidur yang buruk.

Pan mengatakan bahwa tidur siang terlalu lama bisa berdampak pada tubuh. Pasalnya, mereka berhubungan dengan tingginya tingkat peradangan. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: