Terungkap Fakta Sebenarnya Pembatas Jalan Tol Bergerak Sendiri

FOTO: dream.co.id/indolinear.com
Kamis, 16 Januari 2020
Unik | Uploader Yanti Romauli
ARTIKEL INI BERISI PRODUK BARANG, KESEHATAN DAN BERAGAM OBAT KECANTIKAN. MARI JADI PENGGUNA INTERNET SEHAT DAN CERDAS DENGAN MEMILAH INFORMASI SESUAI KATEGORI, USIA DAN KEPERLUAN.
loading...

Indolinear.com, Malang – Misteri pembatas jalan water barier yang bergerak sendiri di jalan tol akhirnya terungkap. Pengelola jalan tol, PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) memastikan pembatas berwarna orange itu bergerak karena hembusan angin.

Lokasi kejadian dipastikan terjadi di kawasan proyek pembangunan rest area Km 65-66 Jalan Tol Pandaan-Malang pada Senin,  28 Oktober 2019 sekitar pukul 6 petang.

Sebelumnya informasi yang beredar di media sosial menyebutkan lokasi kejadian berlangsung di Tol Cipularang.

Dalam video rekaman CCTV itu terlihat dua pembatas jalan atau barrier di ruas jalan tol bergerak sendiri. Satu barier bahkan bergerak sampai ke tengah ruas jalan tol tersebut.

PT JPM memastikan tak ada unsur mistis dari kejadian itu. Perusahaan  mengungkapkan pembatas jalan itu bergerak karena tekanan angin kencang.

” Faktor penyebab kejadian tersebut adalah bocornya water barrier yang sebelumnya telah diisi air sesuai aturan,” dikutip dari Dream.co.id (15/01/2020).

Dari hasil penyelidikan di lapangan, kedua barrier yang bergerak tersebut dikabarkan bocor mengakibatkan water barrier tersebut kosong. Alhasil, saat terjadi hembusan angin yang cukup kuat, water barrier kosong tersebut terdorong mengikuti arah tengah.

Terjadi di Jalan Tol Pandaan-Malang

Kejadian tersebut dipastikan terjadi di proyek pembangunan rest area Km 65-66 Jalan Tol Pandaan-Malang pada hari Senin 28 Oktober 2019 pukul 18.00 WIB.

lokasi Rest Area tersebut merupakan daerah bukit yang digali serta di sisi selatan terdapat lembah yang terbuka yang kerap terjadi hembusan angin kencang.

PT JPM memastikan water barrier yang bocor tersebut saat ini telah diganti dengan yang baru serta memastikan seluruh water barrier yang ada di sepanjang Jalan Tol Pandaan-Malang juga terisi air.

Diganti Pembatas Jalan Baru

Langkah ini dilakukan agar water barrier tidak bergerak sehingga dapat menghalangi kendaraan yang melintas dan menimbulkan bahaya untuk pengguna jalan.

Selain di lajur, water barrier yang terpasang di lokasi Proyek Pembangunan Rest Area juga dimaksudkan untuk mengamankan pengguna jalan dan pekerja proyek agar tidak terjadi kecelakaan.

PT JPM juga mengimbau pengguna jalan untuk dapat berkendara dengan mematuhi aturan lalu lintas, memperhatikan rambu dan arahan petugas di lapangan untuk agar keselamatan pengguna jalan.

” Kami imbau agar masyarakat dapat melakukan verifikasi terhadap informasi sebelum mempercayai hal-hal yang sebenarnya dapat dijelaskan secara ilmiah dan bahkan menghubungkan kejadian tersebut dengan ruas jalan tol lainnya di luar Jalan Tol Pandaan-Malang,” ujar perusahaan.

Banyak yang Sudah Menduga Karena Agin

Sebelumnya akun instagram @_infocegatansolo sempat mengunggah sebuah rekaman CCTV yang menunjukkan sejumlah pembatas jalan (water barier) bergerak sendiri.

Ya, Barier yang diketahui memiliki berat sepuluh kilogram itu terlihat bergeser sendiri hingga berada di tengah lajur pertama.

” Penampakan pembatas jalan bergerak sendiri di tol km 69 cipularang,” tulis akun @_infocegatansolo.

Tak ayal peristiwa ini banyak mendapat atensi warganet. Sebagian besar masih berpikir positif dengan mengatakan pergerakan pembatas jalan itu disebabkan oleh angin.

” Angin gaksi? Km 69-71 kan emang anginya kenceng biangeeet,” tulis akun @realabon.

” Mungkin angin min,kadang bisa penyebab kecelakaan. So hati² dan selalu fokus klo lewat jalan tol,” tulis akun @indigo.story. (Uli)

INFORMASIKAN PADA SAHABAT: