Terlalu Akrab Dengan Simpanse, Perempuan Belgia Dilarang Ke Kebun Binatang

FOTO: merdeka.com/indolinear.com
Selasa, 31 Agustus 2021
Unik | Uploader Yanti Romauli
loading...

Indolinear.com, Jakarta – Kebun binatang di Belgia telah melarang seorang perempuan bernama Adie Timmermans untuk berkunjung. Penyebabnya sederhana jika dilihat dari sudut pandang orang awam. Timmermans hanya terlalu dekat dengan seekor simpanse. Keakraban mereka telah menjadi tajuk berita di Belgia.

Dilansir dari Merdeka.com (30/08/2021), Timmermans sudah menjadi pengunjung tetap kebun binatang itu selama empat tahun. Dia selalu menyempatkan untuk mengunjungi Chita seminggu sekali. Tak lupa meniupkan ciuman dan melambaikan tangan kepada simpanse berusia 38 tahun itu. Interaksi mereka memang selalu terhalang kaca kandang, namun cukup untuk menumbuhkan kedekatan emosional.

Timmermans mengklaim bahwa dia dan Chita akan marah jika mereka tidak diizinkan bertemu lagi. “Saya suka hewan itu dan dia mencintai saya. Saya tidak punya siapa-siapa lagi. Mengapa mereka ingin mengambilnya?”

Chita Perlu Belajar Bersosialisasi dengan Sesamanya

Kebun binatang mengatakan bahwa Adie tidak akan diterima di kebun binatang jika terus mengunjungi Chita. Menurut kepala kebun binatang, keakraban antara Timmermans dan simpanse bernama Chita ini harus dihentikan, karena ini bisa mempengaruhi kemampuan sang primata untuk bersosialisasi dengan spesiesnya. Menurutnya, binatang yang terlalu fokus pada manusia kurang dihormati rekan-rekannya.

“Kami ingin Chita menjadi simpanse yang sebaik mungkin. Di luar jam berkunjung di kebun binatang, dia harus mengatur 15 jam [sehari untuk bergaul dengan primata lain]. Kami ingin memberinya kesempatan untuk sebahagia mungkin.”

Lebih Terbiasa Hidup Bersama Manusia

Chita memang tumbuh sebagai hewan peliharaan dan disumbangkan ke kebun binatang ketika ia sudah terlalu besar dan sulit dikendalikan. Karena itu, dia tidak mudah beradaptasi dengan simpanse lain dan sering berkelahi. Pada satu kesempatan, Chita membuat punggungnya terluka akibat aduk fisik dengan simpanse lain.

Namun, Adie tidak menganggap apa yang dia lakukan salah. “Chita berusia 38 tahun dan telah terbiasa dengan orang-orang sejak usia dini. Rata-rata simpanse hidup sampai sekitar 40 tahun jadi perilakunya tidak akan bisa berubah sekarang,” ucapnya. (Uli)